Jadi Kawasan Physical Distancing, Jalan Ijen Disemprot Disinfektan

Jumat, 05 Juni 2020

  Mengikuti :


Jadi Kawasan Physical Distancing, Jalan Ijen Disemprot Disinfektan

Sabtu, 28 Mar 2020, Dibaca : 972 Kali

MALANG - Wali Kota Malang secara resmi menyatakan Kawasan Ijen sebagai Kawasan Tertib Physical Distancing, Sabtu (28/3). Ia bersama  Kapolresta Malang Kombes Pol Leonardus Simarmata, Dandim 0833 Letkol Inf Tommy Anderson  meresmikan penetapan kawasan ini.


Dalam sambutannya, Sutiaji mengatakan kasus Covid-19 di Kota Malang dan juga kawasan Malang Raya secara keseluruhan tidak boleh diremehkan. Ia mengatakan warga dan masyarakat harus meningkatan kewaspadaan untuk menjaga diri dan kesehatannya.
"Caranya dengan di rumah saja. Jika tidak ada keperluan tidak usah keluar atau bepergian jauh," tegas Sutiaji memimpin peresmian kawasan Physical Distancing di Jalan Besar Ijen.


Penetapan jalan,  kawasan dan perumahan untuk dijadikan sasaran physical distancing dijelaskannya merupakan bagian dari langkah memutus mata rantai sebaran Covid-19.
"Ini juga dipicu oleh masih saja ada publik yang belum terbangun kesadaran akan bahaya corona, sementara fluktuasi angka amat sangat mengkhawatirkan.  Semua yang dilakukan pemerintah pusat hingga daerah, untuk berkeinginan menyudahi secepatnya," tegas Sutiaji.


Sementara itu Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leo Simarmata menyatakan penetapan zona pshicaly distancing di beberapa titik Kota Malang melengkapi kebijakan Work From Home dan social distancing.
Hal ini menjadi langkah ke tiga upaya pencegahan Covid-19 menyebar oleh pemegang kebijakan. Ia menyampaikan, Jalan Ijen dijadikan zona jalan percontohan yang disasar. Lalu kemungkinan menyasar kawasan jalan lain, di antara Jalan Soekarno-Hatta.
"Pastinya akan kita jaga, tidak ada mobilitas orang,  mobil atau pun roda dua. Pengiriman barang akan berhenti di batas yang ditentukan, dan selanjutnya ke rumah hunian akan dibawakan serta dihantar petugas," jelas Leo.


Ditambahkan oleh Kapolresta yang juga pernah bertugas di Kota Batu tersebut, selain menyasar kawasan jalan, physical distancing juga akan menyasar kawasan perumahan dan perkampungan. Ia menyampaikan akan ada sepuluh perumahan yang dijadikan semacam pilot project. Diantaranya perumahan ijen Nirwana, perumahan Araya dan perumahan Permata Jingga.


Waktu pelaksanaannya Sabtu dan Minggu, dengan pengaturan pada Sabtu dimulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Ada pun hari Minggu mulai pukul 19.00 sampai dengan 23.00 WIB.
"Kita bikin one gate sistem dan kita tutup jalan-jalan tikus yang masuk.  Saya minta  kita edukasi bersama.  Sadar akan banyak pertanyaan,  namun harus kita lakukan bersama untuk keselamatan kita semua," pungkasnya.
Peluncuran zona physical distancing juga diikuti dengan penyemprotan disinfektan dengan menggunakan mobil water canon Polresta Malang Kota, serta diteruskan pelaksanaan giat di perumahan Permata Jingga. (ica/jon)

Editor : Jon Soeparijono
Penulis : Francisca Angelina