Malang Post - Investor Bangun Patung Arjuno Setinggi 50 Meter

Rabu, 08 April 2020

  Mengikuti :


Investor Bangun Patung Arjuno Setinggi 50 Meter

Kamis, 16 Jan 2020

Bupati Malang H.M Sanusi (tengah) foto bersama perwakilan investor yang akan ikut membangun kabupaten Malang.

Kembangkan Ngantang
MALANG – Tidak hanya Kepanjen yang dilirik para investor untuk membangun bisnis. Kecamatan Ngantang juga menjadi target investor. Salah satu perusahaan yang tertarik melakukan pembangunan adalah PT Pramesco Jaya Wijaya. Perusahaan yang mengusung tagline #membangunnegeri ini siap mengerjakan mega project Kawasan Wisata Selorejo. 
“Jika tidak ada halangan kami mulai melakukan pembangunan mulai Febuari mendatang,’’ kata Direktur Utama (Dirut) PT Pramesco  Jaya Wijaya, Agus Anafi ST, saat melakukan pertemuan dengan Bupati Malang H.M Sanusi di ruang rapat Anusapati, Pendopo Agung, Kabupaten Malang, Kamis (16/1). 
Dia menyebutkan, untuk saat ini pihaknya sedang mempersiapkan seluruh dokumen terkait pembangunan. Tidak terkecuali masalah perizinan. Dalam paparan yang disampaikan, Agus mengatakan membangun Kawasan Wisata Selorejo, dibagi beberapa sektor. Pertama adalah sektor pertanian, peternakan. Selain itu juga ada sektor komersil, dan sektor wisata edukasi. 
Sektor pertanian, dijelaskan Agus pihaknya membangun pertanian, dengan mengembangkan beragam produk pertanian yang ada di sana. Sedangkan untuk sektor peternakan, selain mewujudkan peternakan, juga membangun pabrik susu dan lainnya. “Sedangkan untuk sektor komersil, di wilayah itu aka nada rumah sakit, hotel, condominium serta lainnya,’’ ungkapnya. 
Sedangkan untuk wisata edukasi, di kawasan tersebut juga ada beberapa wahana wisata. Diantarannya water boom, cable car. “Sesuai rencana kami, nanti ada patung Arjuna, setinggi 50 meter. Ini yang menjadi icon kami,’’ katanya. 
Ditanya besaran dana yang disiapkan untuk membangun mega proyek ini? Agus mengatakan Rp 10 T. Untuk anggaran tersebut, PT Pramesco Jaya Wijaya mendapatkan sokongan dari beberapa perusahaan lain. Dijelaskan Agus sampai dengan saat ini ada empat perusahaan yang sudah menandatangani kerja sama untuk permodalan investasi pembangunan mega project tersebut. “Bentuknya adalah pinjaman, dengan bunga 4-6 persen. Perusahaan-perusahaan itu sudah setuju,’’ tambahnya. 
Agus mengatakan, untuk pembangunan mega proyek tersebut, lahan yang dibutuhkan seluas 150 hektar. Dan dia memastikan, saat mega proyek ini selesai, maka dapat menampung banyak tenaga kerja. “Selain membangun Kawasan Wisata Selorejo, tujuan kami melakukan pembangunan di kawasan Ngantang ini sekaligus untuk mewujudkan program pemerintah dalam hal mengurangi angka pengangguran. Karena dengan proyek ini akan menyerap banyak tenaga kerja yang banyak,’’ ujarnya. 
Pembangunan Kawasan Wisata Selorejo ini akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurut Agus, Ngantang memiliki banyak potensi. Selain wilayahnya yang cukup luas, wilayah ini dianugerahi pemandangan alam yang luar biasa. “Udara yang sejuk, dan pemandangan yang luar biasa menjadi pertimbangan kami untuk berinvestasi. Dan kami berharap, Pemerintah Kabupaten Malang memberikan dukungan penuh. Sehingga pembangunan pun dapat segera dilaksanakan,’’ tandasnya. 
Sementara itu, Bupati Malang H.M Sanusi, memberikan lampu hijau kepada PT Pramesco Jaya Wijaya, terkait dengan mega proyeknya. Dia mengatakan tidak akan menghalangi. Bahkan, akan memberikan dukungan luar biasa. Salah satunya terkait masalah perizinan. 
“Seluruh perizinan nanti gratis. Kami tidak berbelit-belit, dengan syarat adalah semua syarat harus dipenuhi,’’ kata Sanusi. 
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengucapkan terima kasih kepada PT Pramesco Jaya Wijaya yang percaya memilih Ngantang untuk berinvestasi. Dia berharap, melalui investasi ini perputaran ekonomi di wilayah Ngantang semanin meningkat. Dampak dari perputaran ekonomi tersebut kesejahteraan masyarakat Ngantang lebih baik.
“Contoh Pujon Kidul. Dulu pendapatan warga di desa ini hanya Rp 3-4 juta perbulan. Tapi sekarang pendapatan warganya capai puluhan juga. Semoga Ngantang ini juga demikian,’’ urainya. 
Bupati berharap, tidak hanya PT Pramesco Jaya Wijaya saja yang tertarik melakukan pembangunan di wilayah Kabupaten Malang, tapi semua investor diharapkan masuk wilayah Kabupaten Malang. Dengan begitu, Sanusi yakin saat banyak investor masuk pembangunan di Kabupaten Malang semakin maju dan baik ke depannya. (ira/udi)

Editor : mahmudi
Penulis : ira

  Berita Lainnya





Loading...