MalangPost - Indonesia Ucapkan Selamat Terpilihnya PM Boris Johnson

Selasa, 11 Agustus 2020

  Mengikuti :

Indonesia Ucapkan Selamat Terpilihnya PM Boris Johnson

Sabtu, 14 Des 2019, Dibaca : 1209 Kali

LONDON - Indonesia mengucapkan selamat atas terselenggaranya pemilu di United Kingdom (UK) dan ucapan selamat juga untuk PM Boris Johnson serta Partai Konservatif sebagai pemenang pemilu.
Dubes Indonesia untuk Inggris Rizal Sukma mengatakan Pemerintah Indonesia yakin bahwa hubungan Indonesia-UK akan terus erat dan kerja sama akan semakin meningkat pula. Sementara itu pengamat masalah politik warga Inggris kelahiran Wales, Jason Marc mengatakan dengan kemenangan PM Boris Johnson ini pemerintah Negara Inggris telah mempunyai kekuasaan penuh untuk menentukan nasib rakyat Inggris yang telah memilih untuk keluar dari Uni Eropa (EU).
Rencana keluar dari EU pada 31 Januari bisa terlaksana dengan baik. Boris berjanji tidak akan mengecewakan pemilih yang telah percaya kepadanya untuk menyelesaikan persoalan negara ini yaitu harus keluar dari EU.
Dari hasil pemilihan umum yang perhitungan hingga dini hari Konservatif mendapatkan 365 kursi, Partai Buruh memenangkan 203 kursi, Partai Nasional Skotlandia 48, Demokrat Liberal 11, sementara sisanya sebanyak 23 diraih oleh Partai kecil.
Sementara itu, kemenangan Boris Johnson membuat banyak warga Inggris tidak puas dan membuat mereka marah. Malam Sabtu, pengunjuk rasa telah memutuskan untuk berbaris di Downing Street dan di London tengah meneriakkan "bukan Perdana Menteri saya" (“Not my PM”).
Hal senada juga disampaikan Israel, yang mengucapkan selamat kepada Perdana Menteri Inggris Boris Johnson atas kemenangan di pemilu parlemen. Johnson yang memimpin partai Konservatif menang telak atas pesaing terberat, Jeremy Corbyn dari Partai Buruh.
Israel menganggap kemenangan Johnson ini sebagai tonggak sejarah dalam perang melawan kebencian terhadap Yahudi. Israel sejak awal memang menyatakan khawatir jika Jeremy Corbyn yang merupakan politikus pendukung Palestina memenangkan pemilu Inggris.
"Saya mengucapkan selamat kepada Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Partai Konservatif Inggris atas kemenangan yang menentukan," kata Menteri Luar Negeri Israel Katz dikutip dari AFP, kemarin.
Kata dia, ini bukan hanya kemenangan politik, tetapi juga kemenangan nilai perlawanan terhadap kebencian. "Sentimen anti-Semitisme mencuat di kampanye ini, dan publik Inggris sangat menentang, menurut pendapat kami, merupakan bukti sejarah dan nilai-nilai Inggris."
Selama kampanye, Corbyn dibayangi tuduhan anti-Yahudi. Namun dia sendiri sudah membantah tuduhan anti-Semitisme tersebut.
Pendukung Corbyn menyatakan bahwa pria 70 tahun itu adalah penentang keras rasialisme dalam segala bentuk. Mereka menganggap tuduhan tersebut muncul lantaran sikap aktivis veteran itu yang mendukung perjuangan Palestina.
Boris Johnson berhasil mempertahankan jabatannya sebagai PM Inggris setelah partai Konservatif memenangkan mayoritas suara dalam pemilihan umum yang digelar Kamis (12/12).
Berdasarkan penghitungan suara, Konservatif berhasil meraih 341 kursi dari total 650 kursi parlemen. Sementara itu, pesaing terberat Konservatif, Partai Buruh pimpinan Jeremy Corbyn, hanya mampu meraup 200 kursi parlemen. (cnn/rep/udi)

Editor : Mahmudi
Penulis : Cnn