Ilham Habibie: Inovator Harus Berpendidikan Tinggi | Malang Post

Minggu, 17 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Kamis, 17 Okt 2019, dibaca : 1110 , rosi, asa

MALANG- Menurut Global Innovation Index, Indonesia dari segi inovasi, se-ASEAN paling rendah. Data ini diambil (tahun) 2018. Padahal inovasi adalah bagian dari daya saing suatu negara.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Tim Pelaksana Dewan TIK Nasional Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie, Dipl.Ing, M.BA pada orasi ilmiahnya di Universitas Negeri Malang (UM), Kamis (17/10).
Putra sulung Presiden RI ke-3 BJ Habibie ini menyebutkan, inovasi sejatinya merupakan suatu kunci sebuah negara untuk terus maju dengan meningkatnya daya saing. Selain itu, inovasi juga menjadi faktor utama penentu perkembangan laju perekonomian suatu negara. Oleh karenanya, inovasi sudah semestinya menjadi penekanan untuk merumuskan kebijakan umum, hingga penyelesaian masalah strategis.
"Kata kuncinya inovasi, inovasi yang benar-benar inovasi. Karena sekarang banyak hal inovatif baru tapi tidak bermanfaat," lanjutnya.
Disebutkannya juga setidaknya terdapat lima prinsip utama untuk menjadi seorang inovator yang bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya. 
"Adakah mahasiswa disini yang punya ambisi sebagai inovator, mindset ini harus dipegang baik-baik," ujarnya.
Pertama, harus memiliki mindset untuk mendapat kesempatan, bagaimana pun caranya harus dapat kesempatan. Kedua, jangan percaya dengan mitos pendidikan tinggi tidak memengaruhi kesuksesan seseorang. Karena penelitian sudah jelas memaparkan data bahwa secara umum pendidikan tinggi berpengaruh besar terhadap karir profesional setiap orang.
"Walaupun Steve Jobs atau Mark Zuckerberg  itu drop out dari kampus, atau ada Jack Ma yang tidak sekolah tinggi. Tapi itu kasus kecil, pengorbanan mereka pun luar biasa," katanya.
Kemudian prinsip ketiga adalah memiliki daya juang yang tinggi dan tidak mudah menyerah. Keempat harus memilik analisa konservatif untuk bisa mengamankan diri sendiri. Sedang prinsip terakhir adalah selalu memiliki solusi dan menerima masukan dari pihak lain. Lima hal tersebut setidaknya harus dilakukan bagi mereka yang ingin terus bersaing ditengah kemajuan teknologi.(asa/oci)



Loading...