HUT ke-74 TNI, Jokowi Keluarkan Tiga Perintah Khusus untuk Prajurit TNI

Jumat, 18 Oktober 2019

Sabtu, 05 Okt 2019, dibaca : 2064 , udi, net

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menghadiri upacara peringatan hari ulang tahun ke-74 Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang digelar di Pangkalan Udara Militer Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (5/10/2019).
Ulang tahun kali ini, TNI mengusung tema "TNI Profesional Kebanggaan Rakyat". Presiden Jokowi yang bertindak sebagai inspektur upacara, hadir bersama Iriana Ibu Negara, Jusuf Kalla Wakil Presiden, dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla, beserta jajaran menteri dan sejumlah pimpinan lembaga negara. Prosesi upacara dimulai pukul 08.00 WIB, diawali dengan lantunan Lagu Kebangsaan "Indonesia Raya".
Lalu, Kolonel Marinir Rudy Sulistyanto Asisten Operasi Komandan Korps Marinir selaku Komandan Upacara, melaporkan kesiapan pelaksanaan upacara kepada Inspektur Upacara. Kemudian, komandan upacara naik ke mobil jeep mendampingi inspektur upacara memeriksa pasukan yang berbaris teratur di landasan pacu pangkalan udara militer Halim Perdanakusuma.
Sesudah seluruh pasukan dipastikan siap, Presiden kembali ke podium kehormatan untuk menyampaikan amanat.
Dalam amanatnya, Presiden mengucapkan terima kasih kepada seluruh Prajurit TNI baik yang masih aktif mau pun purnawirawan, atas pengabdian serta prestasi yang membanggakan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di hadapan ribuan Prajurit TNI dari tiga matra, Presiden mengatakan, cita-cita Indonesia menjadi kekuatan ekonomi terbesar di dunia, harus didukung angkatan perang yang kuat.
Mantan Wali Kota Solo itu menyadari, di era teknologi seperti sekarang, alat utama sistem pertahanan (alutsista), dan sumber daya manusia TNI harus semakin tangguh, adaptif serta berjiwa Sapta Marga.
Maka dari itu, pemerintah menambah anggaran belanja TNI tahun 2020, dari sebelumnya Rp121 triliun, menjadi Rp131 triliun. Jokowi berharap anggaran tersebut bisa meningkatkan kesejahteraan dan fasilitas kerja Prajurit TNI, serta bermanfaat sebagai investasi pertahanan. Terkait peningkatan kesejahteraan, Pemerintah menambah tunjangan kinerja TNI menjadi 80 persen tahun 2020. Selain itu, Pemerintah juga mengupayakan kredit perumahan sampai 30 tahun, untuk para Prajurit TNI.
Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Presiden menyampaikan tiga perintah untuk dilaksanakan Prajurit TNI. Pertama, Presiden memerintahkan seluruh Prajurit TNI mengadopsi dan adaptasi dengan teknologi baru, serta menjunjung tinggi kemandirian strategis alutsista produk dalam negeri. "Sebagai Panglima Tertinggi TNI, saya perintahkan agar pertama, Prajurit TNI di masa depan harus memiliki kemampuan adopsi dan adaptasi teknologi baru serta menjunjung tinggi kemandirian strategis alutsista produk dalam negeri," ucap Jokowi, di Taxy Way Echo, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu kemarin.
Perintah kedua dari Presiden, Prajurit TNI tidak boleh terjebak ego matra. Menurut Jokowi, Prajurit TNI harus mampu bersinergi dengan kementerian dan lembaga seperti Polri, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Badan Keamanan Laut (Bakamla).
Dan, perintah Presiden yang ketiga, Prajurit TNI wajib menjaga kemanunggalan TNI bersama rakyat melalui Operasi Bhakti dan program Tentara Manunggal Membangun Desa. Pada kesempatan itu, Jokowi mengucapkan terima kasih kepada para pejabat dan perwira tinggi TNI yang sudah membantunya menjalankan pemerintahan periode 2014-2019.
Lebih lanjut, Jokowi mengapresiasi kesigapan Prajurit TNI membantu masyarakat di berbagai wilayah yang terkena bencana, seperti kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah Sumatera dan Kalimantan.
Presiden juga berterima kasih kepada Prajurit TNI yang bertugas di daerah perbatasan dan pulau terluar, kepada pasukan penjaga perdamaian perserikatan bangsa-bangsa (PBB), dan Prajurit TNI yang bertugas mengamankan proses Pemilu serentak 2019.
Secara khusus, Presiden mengungkapkan rasa bangga atas keberhasilan tim TNI yang menjadi juara lomba menembak tingkat ASEAN, dan mempertahankan titel juara dunia menembak 12 kali berturut-turut, menggunakan senjata buatan PT Pindad.
Dalam peringatan HUT ke-74 TNI, sejumlah alutsista ditampilkan dalam parade defile. Selain itu, Prajurit TNI dari berbagai matra juga unjuk keterampilan di hadapan Panglima TNI, Presiden, dan para tamu undangan. (ss/ra/det/udi)



Loading...