Hujan Lima Hari, Plengsengan Rumah Warga Wonosari Longsor | Malang Post

Senin, 20 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Rabu, 11 Des 2019,

MALANG - Hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Wonosari, membawa musibah. Senin (9/12) malam, plengsengan halaman rumah warga di Dusun/Desa Sumber Tempur, Wonosari itu longsor. Penyebabnya karena tanah tidak kuat menahan gerusan air hujan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya kerugian materil saja. Dinding plengsengan halaman rumah yang longsor tersebut, berada di depan rumah milik Sirotim dan Ngateman. "Bencana tanah longsor tersebut sudah teratasi. Semalam (Senin malam, red) personil dari BPBD Kabupaten Malang langsung mendatangi lokasi kejadian," ujar Sekretaris BPBD Kabupaten Malang, Bagyo Setiono.
Menurutnya, sebelum terjadi longsor, selama lima hari, wilayah Kecamatan Wonosari diguyur dengan hujan deras. Resapan air hujan tersebut, tidak mampu dibendung oleh tanah. Gerusan air yang terus menerus itupun, membuat kondisi tanah labil hingga terjadi longsor. "Panjang plengsengan tersebut sekitar 18,20 meter, dengan tinggi plengsengan 3,5 meter. Namun lebar tanah yang longsor hanya sekitar 2,5 meter," tutur Bagyo.
Dilanjutkan Bagyo, meskipun tidak sampai ada korban jiwa dalam kejadian tanah longsor tersebut, namun longsoran tanah itu menutup akses jalan. Terutama jalur penghubung ke PTP 12 Bangelan atau menuju perkebunan kopi. "Kerugian akibat kejadian tanah longsor tersebut, ditafsir sekitar Rp 15 juta," katanya.
Langkah dari BPBD Kabupaten Malang, bersama warga sekitar langsung membantu membersihkan material tanah longsor. Selain itu, membuat penahan plengsengan dan menutup lokasi plengsengan, supaya tidak terjadi longsor susulan. "Kami mengimbau pada masyarakat untuk selalu waspada dan hati-hati. Karena masuk musim pancaroba, bencana alam bisa terjadi sewaktu-waktu," paparnya. (agp/udi)

Editor : Mahmudi
Penulis : Agung






LOWONGAN KERJA

Loker

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...