MalangPost | Hujan Guyur Kota Batu, Dua Dusun Longsor

Sabtu, 06 Juni 2020

  Mengikuti :


Hujan Guyur Kota Batu, Dua Dusun Longsor

Senin, 06 Apr 2020, Dibaca : 2361 Kali

BATU - Hujan yang mengguyur Kota Batu mengakibatkan  longsor pada dua Dusun Desa Sumber Brantas. Dua  Dusun adalah Krajan dan Lemah Putih. Akibatnya, aktivitas petani terganggu saat ketika berangkat ke ladang.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu kepada Malang Post menggatakan, longsor terjadi akibat adanya pergeseran tanah pada saat hujan. Longsor yang terjadi di Dusun Krajan memiliki ketinggian 3,5 meter, panjang sembilan meter dan lebar satu meter. Sedangkan longsor di Dusun Lemah Putih memiliki panjang 10 meter dan tinggi 10 meter.
“Dalam kejadian longsor tersebut tidak ada korban jiwa, hanya saja para petani yag melewati jalan yang longsor merasa terganggu karena takut adanya longsor susulan. Kami juga dari BPBD Kota Batu langsung menggerakkan petugas ke lokasi untuk melakukan pembersihan tanah serta pengamanan di lokasi longsor,” ungkapnya, Minggu, (5/4) .


Lebih lanjut Agung juga menambahkan, personil BPBD serta komponen masyarakat ketika ada laporan dari warga  longsor langsung menuju lokasi kejadian. Penanganan pembersihan tanah langsung dilakukan. Imbauan BPBD, masyarakat agar tidak mendekati lokasi.
“Karena adanya intensitas hujan yang tinggi pada sore serta kondisi lereng yang lumayan curam potensi longsor susulan tetap ada. Untuk sementara waktu masyarakat yang berada dilokasi diimbau tidak melewati tempat kejadian,” tambahnya.

 


Agung berharap, masyarakat yang berada daerah rawan longsor agar terus berhati-hati ketika bekerja. Apabila ada kejadian longsor masyarakat juga aktif memberitahukan kepada pihak pemerintah Desa setempat atau langsung BPBD Kota Batu. Dengan demikian kejadian longsor bisa cepat ditangani oleh tim naupun dari pihak pemerintah Desa setempat.
“Harapannya dengan tingginya intensitas hujan diwilayah Kota Batu, masyarakat harus terus mengutamakan keselamatan kerja,” harapnya.


Hal senada juga disampaikan Sumarko warga RT satu RW tiga Dusun Krajan. Dia mengatakan, kejadian longsor dekat rumahnya akibat tebing bergeser saa hujan. Langkah pertama dia lakukan ketika kejadian adalah memberitahu pemerintah desa untuk diadakan pembersihan tanah.
“Syukur, perangkat desa dan tim dari BPBD, Tagana Kota Batu langsung mendatangi lokasi. Mereka melakukan pembersihan tanah. Kalau untuk kerusakan tidak ada, hanya saja jalannya tertutup dan mengakibatkan tema-teman yang mau ke ladang tidak bisa lewat,” tutupnya. (mg2/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Redaksi