MalangPost - Hotel dan Tempat Wisata Siap Beroperasi

Kamis, 09 Juli 2020

  Mengikuti :

Hotel dan Tempat Wisata Siap Beroperasi

Kamis, 04 Jun 2020, Dibaca : 3294 Kali

BATU - Pemkot Batu mulai memberi sinyal agar industri pariwisata dan perhotelan di Kota Batu kembali beroperasi di masa transisi New Normal. Namun sebelum benar-benar beroperasi kembali, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh industri pariwisata dan hotel yang nantinya akan di survey terlebih dahulu oleh Gugus Covid-19 Kota Batu.
Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi pengelola pariwisata dan perhotelan untuk kembali memulai usahanya di masa New Normal. Hal itu diungkapkan oleh Plt Disparta Kota Batu, Imam Suryono.


Ia menerangkan bahwa, protokoler kesehatan industri pariwisata, hotel, toko, mall, hingga pasar telah dituangkan dalam Perwali Kota Batu nomor 56 tahun 2020. Tentang Masa Transisi, di mana setiap pengelola pariwisata, perhotelan dan lainnya harus mengikuti protokol yang ada di dalamnya sebelum beroperasi kembali di masa New Normal.
"Protokoler kesehatan menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi. Karena itu bagi pengelola pariwisata dan perhotelan yang akan memulai usahanya harus menjalankan persyaratan yang dinyatakan dalam formulir kesiapan," ujar Imam kepada Malang Post, Kamis (4/6).


Hingga kemarin, diungkap Imam, Disparta bersama Dinkes Batu serta PHRI telah melakukan kunjungan ke beberapa hotel di Kota Batu dari puluhan hotel dan tempat wisata yang mengajukan diri untuk kembali buka. Dalam kunjungan tersebut tujuannya untuk memberikan sosialisasi terkait kebijakan protokoler kesehatan operasional industri pariwisata saat New Normal.


Seusai Perwali, persyaratan itu meliputi fasilitas kesehatan lengkap, ruang isolasi, APD bagi karyawan hotel serta susunan tim gugus tugas di internal manajemen. Menurutnya ada beberapa hotel yang telah memenuhi persyaratan protokoler kesehatan.
"Dari hasil kunjungan, ada puluhan hotel yang telah mengajukan formulir kesiapan ke Disparta Kota Batu. Hasilnya ada beberapa formulir kesiapan dinyatakan belum lengkap secara administrasi. Kemudian kami dikembalikan ke manajemen agar dilengkapi," bebernya.


Diungkapnya, mayoritas hotel yang mengumpulkan formulir sekitar sepuluh hotel dan dinyatakan belum lengkap administrasi. Pasalnya tidak mencantumkan protokoler kesehatan, susunan tim gugus tugas, dan fasilitas kesehatan yang harus dipersiapkan dalam pencegahan dan penanganan dasar pandemi Covid-19.
"Begi yang sudah lengkap kami akan teruskan ke Gugus Tugas Covid-19 untuk dilakukan survey. Sedangkan yang belum lengkap akan kami kembalikan untuk disempurnakan," imbuhnya.


Menurut Imam, tim gugus tugas di internal hotel atau tempat wisata sangat penting. Ini agar memiliki fungsi preventif serta melaporkan kepada tim kesehatan jika ada pengunjung yang menunjukkan gejala Covid-19.
Selain itu, nantinya hotel wajib memiliki tempat isolasi mandiri untuk berjaga-jaga ketika ada tamu yang positif Covid-19. Nantinya akan disurvey oleh tim Gugus Covid-19 yang meliputi BPBD, Dinkes, Disnaker, hingga Disparta.
"Meski boleh buka, kami juga masih melarang hotel membuka fasilitas spa, karaoeke, dan kolam renang. Jika ada yang buka tapi belum mendapat rekomendasi dari tim Gugus Covid-19 dan masih membuka fasilitas yang dilarang akan kami beri teguran," terangnya.


Meski berbagai aktivitas usaha di Kota Batu mulai dilonggarkan,  namun beberapa destinasi wisata besar seperti Jatim Park Group dan Selecta tak berani terburu-buru untuk beroperasional. Pasalnya mereka benar-benar tengah mempersialkan protokol kesehatan di New Normal ini dan diperkirakan akan beroperasi di awal bulan Juli.
Sementara itu, Sekretaris PHRI Kota Batu, Sugeng Harianto mengatakan saat ini ada sekitar 42 hotel di Kota Batu yang siap dan berencana beroperasional. Kemudian puluhan hotel tersebut sudah diajukan ke Tim Gugus Kota Batu.   


Beberapa diantaranya seperti Purnama, Nirwana, Taman Dolan, Mutiara Baru, Kampung Lumbung Eco Boutique Resort Batu, Alpines by Artotel, Golden Tulip, El Hotel Kartika Wijaya, De'Lobby suite Hotel, The Onsen hot spring resort, Amartahills Hotel & Resort, Hotel Mentari, 38 Front One Batu, Jambuluwuk Resort Batu serta masih banyak lagi.
"Dari hotel tersebut, setelah permohonan diajukan akan disurvey oleh Tim Covid-19. Bila dinyatakan lolos akan diberikan stiker tanda lolos. Sementara ini agar ekonomi berjalan, beberapa hotel telah beroperasi sepanjang memenuhi SOP yang berlaku," pungkasnya. (eri/jon)

Editor : Jon Soeparijono
Penulis : Kerisdianto