Hoax, Nadiem Makarim Sebut NEM dan IPK Tak Berpengaruh pada Kesuksesan | Malang POST

Senin, 24 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Hoax, Nadiem Makarim Sebut NEM dan IPK Tak Berpengaruh pada Kesuksesan

Sabtu, 25 Jan 2020,

MALANG - Sejumlah akun di Facebook membagikan narasi yang diklaim berasal dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Narasi itu menyebut bahwa NEM (Nilai Ebtanas Murni, saat ini bernama Nilai Ujian Nasional), IPK (Indeks Prestasi Kumulatif), dan ranking tidak berpengaruh pada kesuksesan anak di kemudian hari.

Salah satu akun yang membagikan narasi itu adalah akun Yuri Riantara, yakni pada Jumat, 24 Januari 2020. Dilengkapi dengan foto Nadiem, akun ini menuliskan narasi yang memiliki kalimat pembuka: "Kata Nadiem Makarim, mematahkan mitos NEM, IPK, dan rangking".

Dalam narasi itu, terdapat klaim bahwa Nadiem telah mengarungi pendidikan selama 22 tahun, mulai dari TK hingga S3. Kemudian, Nadiem mengajar selama 15 tahun di universitas-universitas di tiga negara maju, yakni Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Australia, serta di Indonesia.

"Pengalaman hidup saya menunjukkan seperti itu. Saya menjadi saksi betapa tidak relevannya ketiga konsep di atas terhadap kesuksesan hidup seseorang."

Hingga artikel ini dimuat, unggahan akun Yuri Riantara tersebut telah dibagikan lebih dari 400 kali, dikomentari 250 kali, dan disukai lebih dari 1.800 kali.

Benarkah narasi "mematahkan mitos NEM, IPK, dan ranking" tersebut pernah diucapkan oleh Mendikbud Nadiem Makarim?

Setelah dilakukan penelusuran di ternyata ada beberapa narasi yang tidak cocokĀ  dengan riwayat hidup Nadiem. Salah satunya bahwa Nadiem mengajar selama 15 tahun di universitas-universitas di tiga negara maju, yakni AS, Korsel, dan Australia.

Sementara riwayat hidup Nadiem yang dimuat oleh situs media Tirto.id, Nadiem tidak pernah mengajar di universitas-universitas di AS, Korsel, maupun Australia. Sebelum menjadi Mendikbud, Nadiem pernah bekerja sebagai Management Consultant McKinsey & Company, Co-Founder Zalora Indonesia, Managing Editor Zalora Indonesia, dan CEO PT Go-Jek Indonesia.

Kemudian, ketika dicari dengan menggunakan mesin pencari Google untuk menelusuri asal artikel tersebut dengan kata kunci "mematahkan mitos NEM, IPK, dan ranking". Hasilnya, artikel itu banyak dimuat di sejumlah situs dan blog dengan keterangan penulis Profesor Agus Budiyono, bukan Nadiem Makarim. (imm/mp)

Editor : Redaksi
Penulis : Imam Wahyudi

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...