Hidup dari Disiplin - Malang Post

Kamis, 21 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Kamis, 29 Agu 2019, dibaca : 1365 , vandri, sisca

KEDISPLINAN menjadi salah satu kunci kesuksesan. Jika disiplin sudah dipupuk sejak dini, segala tantangan bisa dilewati bahkan diantisipasi. Hal inilah yang menjadi prinsip Dina Yuliantika.
Pengalamanlah yang membuat Dina berpendapat bahwa disiplin kunci keberhasilan.   “Disiplin sangat penting. Perlu waktu memang untuk membiasakan diri. Tetapi setelah biasa,  hal ini sangat membantu apalagi waktu bekerja,” jelas mantan Tim Inti Paskibraka Kota Malang ini.
Karena pengalamannya berorganisasi dan terlibat dalam kegiatan Paskibraka, Dina kini merasakan manfaatnya. Ia bisa bekerja sesuai yang diinginkan.
Dina yang sekarang bekerja di sebuah bank swasta besar di Kota Malang ini mengatakan,  pengalaman gabung dalam Tim Paskibraka menguatkan mentalnya. Utamanya mental untuk disiplin dalam segala hal.
“Saat melamar kerja pun saya sudah harus memperhatikan tampilan awal lamaran, bagaimana kalimat disusun dengan rapi dan profesional. Saat masuk dunia kerja, apa saja yang diinstruksikan dengan mudah dapat dilakukan,” papar alumnus SMAN 6 Malang itu.
Perempuan kelahiran tahun 2000 ini melanjutkan,  bekerja di dunia perbankan pun harus mengutamakan ketelitian dan ketepatan. Disiplin mengajarkannya untuk mengerjakan pekerjaan sesuai dengan tenggat waktu, sesuai aturan dan prosedur juga sesuai dengan apa yang diharapkan.
Segalanya dapat dengan mudah dilakukan jika sejak awal sudah menerapkan kedisiplinan pada diri sendiri. “Jangan menunda-nunda pekerjaan. Jika diminta selesai hari ini, harus displin untuk selesaikan. Jika tidak nanti akan berdampak di kemudian hari,” tutur warga Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang ini.
Tidak hanya itu, disiplin juga membawanya pada pengembangan diri lebih baik. Ia yang sejak lulus SMA langsung memilih bekerja kini akan melanjutkan studinya lebih tinggi. Karena dirinya meyakini jika segala keinginan dilakukan step by step, pastinya apapun dapat dicapai.
Dina pun bekerja untuk membantu kehidupan keluarganya. Akan tetapi juga tetap membagi waktu memikirkan masa depan. Belum lama ini, anak ketiga dari empat bersaudara itu mendaftarkan diri untuk kuliah jurusan ekonomi di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Malang.
“Saya kerja memang cari pengalaman dan itu berharga sekali. Sekarang saya akan melangkah lagi untuk melanjutkan studi ini juga untuk masa depan lebih baik,” pungkasnya. (ica/van)



Kamis, 21 Nov 2019

Serba Mandiri

Loading...