Hasil Pilkades Beji Masih Proses Gugatan | Malang Post

Selasa, 12 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Kamis, 17 Okt 2019, dibaca : 603 , vandri, kerisdianto

BATU - Proses pelaksanaan Pilkades serentak di 11 desa memasuki tahapan lanjutan. Yakni pelaporan pengesahan dan pengangkatan kepala desa (kades) terpilih oleh BPD ke panitia tingkat kota. Dari laporan sementara, hasil Pilkades di Desa Beji, Kecamatan Junrejo belum diproses karena adanya gugatan.
Hal itu diungkapkan Kasubag Pemerintahan Desa, Bagian Pemerintahan Kota Batu, Abdul Salam. Ia menjelaskan, keberatan terhadap hasil Pilkades di Desa Beji akan diproses panitia tingkat kota. Proses keberatan tersebut membutuhkan waktu maksimal 30 hari terhitung sejak 
16 Oktober 2019.
Badan Pengawas Desa (BPD), Ahmad Marzuki mengatakan pihaknya telah menyerahkan berkas laporan hasil Pilkades dan gugatan dari salah satu calon ke panitia tingkat kota.
"Semua sudah kami sampaikan kemarin ke panitia tingkat kota. Nanti akan ditindaklanjuti panitia tingkat kota. Yang jelas semua prosedur dan aturan sudah dilakukan oleh panitia tingkat desa," paparnya. 
Di tempat terpisah, Ketua Panitia Pilkades Desa Beji, Bobby Prahara Virgasmara membenarkan adanya keberatan dari salah satu calon kades. Pihaknya telah mengakomodir keberatan tersebut sesuai aturan. 
"Semua proses Pilkades sudah sesuai aturan. Mulai dari proses sosialisasi hingga proses perhitungan suara," paparnya. 
Lebih lanjut ia mengungkapkan keberatan diajukan salah satu calon kades karena 1.069 surat suara rusak akibat tembus simetris. Atau kata dia, surat suara yang tembus lebih dari dua titik saat pemilihan. Sehingga surat suara itu  tidak disahkan.
Diungkap Bobby, hal tersebut sesuai Perda No 76 tahun 2018 yang mengatur tentang tata cara pemilihan kades. Dijelaskan jika menemukan surat suara cacat, baik itu di luar atau pun di dalam garis para calon maka dianggap tak sah.
"Jadi sudah jelas aturannya untuk proses perhitungan, mana suara sah dan tidak. Dengan adanya keberatan dari calon kades dengan hasil tersebut, kami juga telah mengakomodir sesuai aturan," bebernya. 
Sebelumnya dalam keberatan yang dilayangkan oleh Iwan Riswanto, pihaknya meminta agar dilakukan penghitungan ulang surat suara. Selain itu ia juga meminta surat suara tembus simetris disahkan. (eri/van)



Loading...