MalangPost | Harus Atasi Masalah Copet

Sabtu, 06 Juni 2020

  Mengikuti :


Harus Atasi Masalah Copet

Selasa, 07 Apr 2020, Dibaca : 2976 Kali

MALANG – Laga final Piala Presiden 2019 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen menjadi momen yang tak terlupakan bagi Aremanita Kalipare, Leny Ayu Anggraeni. Sebab, dalam pertandingan Arema FC melawan Persebaya itu, dia mengalami nasib sial. Yakni kehilangan handphone dan kehabisan tiket.


Leny campur aduk mengalami hal tersebut. Niat hati ingin masuk ke dalam stadion, melihat derby Jatim di laga puncak Piala Presiden. “Eh, saya malah kecopetan handphone. Terus lagi, tiket habis,” ujar Leny mengawali cerita.
Saat itu, dirinya pun ingin sekali menangis. Pasalnya, dia seolah mengalami kerugian ganda. Tak bisa bereuforia langsung di dalam tribun.
“Ya cuma bisa menunggu di luar stadion. Melihat nobar juga susah, desak-desakan juga di luar,” beber dia kepada Malang Post.


Berkaca dari hal tersebut, Leny berharap Panpel Arema FC bisa berbenah. Ia ingin Panpel serius mengatasi permasalahan copet.
“Masalah copet ini sepertinya sering didengar di stadion. Ada saja berita anak kecopetan. Keamanan di Stadion Kanjuruhan sepertinya sangat rawan,” tambahnya.
Meurutnya, keamanan adalah hal yang wajib ditingkatkan. Sehingga, suporter bisa dengan tenang dan nyaman masuk ke stadion.
“Kalau bisa, membentuk tim petugas atau satgas anticopet begitu. Kerja sama dengan pihak kepolisian,” sebut Leny.


Bila hal itu terwujud, dia meyakini banyak suporter yang semakin bersemangat datang ke stadion. Pasalnya, tidak bisa dipungkiri masih banyak yang khawatir bakal menjadi korban kecopetan.
“Saya saja sampai sekarang masih was-was kalau masuk ke stadion. Benar-benar harus menjaga barang-barang di tempat yang aman,” tandas dia. (ley)

Editor : Stenly Rehardson
Penulis : Redaksi