Hari Ini, Inspektorat Hasil Audit ke Polres | Malang Post

Kamis, 12 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Kamis, 29 Agu 2019, dibaca : 1225 , halim, ira

DESAK USUT TUNTAS : Warga Desa Banjarsari saat mendatangi kantor Inspektorat Kabupaten Malang Senin (26/8) lalu

MALANG – Hari ini Inspektorat Kabupaten Malang akan menyerahkan hasil audit penggunaan anggaran di Pemerintah Desa Banjarsari Kecamatan Ngajum ke Polres Malang. Penyerahan dilakukan setelah seluruh proses audit tuntas.  ”Insya Allah besok (hari ini) kami serahkan ke Polres Malang. Untuk selanjutnya seluruh prosesnya diserahkan ke Polres Malang,’’ kata Inspektur Kabupaten Malang, Tridiyah Maistuti.
Dia menjelaskan, audit penggunaan anggaran ini dilakukan berdasarkan permintaan dari Aparat Penegak Hukum (APH) yaitu dari Polres Malang.
Dalam audit tersebut  ada temuan selisih anggaran. Sekalipun tidak menjelaskan total selisih, namun temuan ini akan menjadi dasar APH untuk melakukan tindakan selanjutnya.
Selain menyerahkan hasil audit tersebut ke Polres Malang, pihak Inspektorat juga akan memanggil mantan Kepala Desa Banjarsari, SM. Ini karena tim penyidik mendapatkan temuan. ”Beberapa waktu lalu, kades Banjarsari sudah kami panggil untuk klarifikasi. Rencananya yang bersangkutan kami panggil kembali untuk tanda tangan final total nilai temuan,’’ katanya.
Seiring dengan temuan tersebut, Inspektorat juga membuat surat agar Kades Banjarsari, SM untuk segera mengembalikan. ”Pengawasan atau audit keuangan kami lakukan secara rutin. Jika ada temuan, maka kami meminta yang bersangkutan untuk mengembalikan, sesuai dengan angka selisih yang ditemukan,’’ tambah Tridiyah.
Namun demikian, persoalannya menjadi berbeda jika perkara tersebut sudah ditangani oleh APH.  ”Kalau sudah di APH, kami pun tidak bisa melakukan intervensi. Alias setelah ditemukan adanya temuan, proses selanjutnya pun ditangani APH,’’ ungkap Tridiyah.
Sementara itu warga Desa Banjarsari sendiri terus menunggu pihak Inspektorat Kabupaten Malang untuk menyerahkan hasil audit penggunaan anggaran di Pemerintahan Desa Banjarsari. Mereka menunggu, hasil tersebut diserahkan untuk menindaklanjuti pengaduan mereka terhadap Kades Banjarsari, SM ke Polres Malang.
Sebelumnya, warga Desa Banjarsari Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang pertengahan Juli lalu mengadu ke Polres Malang. Mereka mengadukan SM ke aparat penegak hukum karena diduga menggelapkan uang anggaran. Sudarto salah satu warga Desa Banjarsari menyebutkan, jika SM melakukan penggelapan dana dari ADD dan DD mulai tahun 2016, 2017 dan 2018. Salah satunya adalah pembangunan kantor desa. Dimana kantor desa dibangun sejak tahun 2017 lalu, namun sampai dengan tahun 2019 bangunan kantor tersebut belum selesai. Bahkan sampai dengan masa periode kepemimpinan SM habis, bangunan tersebut belum juga selesai.
”Sebelum SM selesai masa tugasnya, kami (warga Desa Banjarsari) sudah meminta agar mengembalikan anggaran yang dipakai untuk kepentingan pribadi. Tapi sampai dengan pertengahan tahun 2019 ini, beliau hanya berjanji saja dan tidak ditepati. Sehingga tidak ada pilihan lain, selain menyelesaikan perkara ini sesuai dengan jalur hukum,’’ ungkap Sudarto.(ira/lim)



Rabu, 11 Des 2019

Kabur Demi Nikahan Anak

Loading...