MalangPost | Harga Emas Bakal Tembus Rp 1 Juta Per Gram

Minggu, 07 Juni 2020

  Mengikuti :


Harga Emas Bakal Tembus Rp 1 Juta Per Gram

Kamis, 09 Apr 2020, Dibaca : 7467 Kali

MALANG - Harga emas melonjak tinggi. Hingga akhir April mendatang diperkirakan bisa menyentuh Rp 1 juta per satu gram. Hal ini bisa dilihat dari harga emas setiap hari yang terus mengalami peningkatan. Bahkan per Rabu (8/4) mencapai Rp 992 ribu untuk emas Antam.
Manager Distro Galeri 24 Malang, Aizin Mariri mengatakan, harga emas Antam sejak satu minggu terakhir terpantau terus mengalami kenaikan. Dua hari terakhir berada di angka Rp 992 ribu per gram.
"Kenaikan harga emas sudah terlihat sejak Maret lalu, salah satu pengaruhnya karena harga dolar naik sehingga berpengaruh terhadap emas juga signifikan," ujar Aizin.


Sejatinya harga emas mulai merangkak naik sejak awal tahun 2020 lalu dikisaran Rp 700 ribuan, lalu pada Februari kembali naik menjadi Rp 800 ribuan. Kemudian Maret melejit hingga Rp 900 ribuan dan menyentuh Rp 992 ribu per gram .
Harga emas Antam 0,5 gram sebesar Rp 527 ribu, satu gram Rp 992 ribu, dua gram Rp 1.968.000. Sedangkan tiga gram Rp 2.942.000 dan lima gram senilai Rp 4.891.000. Sementara harga per 10 gramnya berada pada  Rp 9.736.000, 25 gram mencapai Rp 24. 324.000, dan 50 gram Rp 48.587.000.
"Kalau prediksi kami kemungkinan bakal kembali naik sampai akhir April bahkan melambung sampai Rp 1 juta," kata Aizin.


Kenaikan harga emas ini lantaran harga dolar yang juga melambung menjadi lebih dari Rp 16 ribu. Namun dolar bukan satu-satunya faktor melainkan kondisi sosial seperti wabah Covid-19 dan tingginya permintaan turut berpengaruh.
Musim kenaikan harga emas ini banyak direspon masyarakat yang selama ini melakukan investasi emas. Penjualan di Galeri 24 Malang saja mengalami kenaikan sebesar 30 persen dari bulan Januari, mampu menjual 2,5 kg emas menjadi terjual 3 kg emas di bulan Maret.
"Masyarakat yang menjual emas juga banyak, pembelian kami mengalami kenaikan sebesar 50 persen. Mereka memilih melepas emas karena takut harga emas bakalan turun di bulan selanjutnya," terangnya.


Menurutnya, perilaku masyarakat menjual emas saat harga naik bukanlah hal yang tepat. Sebaiknya menjual emas dilakukan saat membutuhkan.  Ia melanjutkan, sebagian besar konsumen tertarik untuk investasi emas, sekitar 50 persennya merupakan gold lover. Yang benar-benar menginvestasikan uangnya dalam bentuk emas lantaran sifatnya yang liquid atau mudah dicairkan dalam bentuk uang.
"Kalau kami mayoritas emas Antam, karena emas jenis ini yang familiar bagi masyarakat," tandas Aizin.


Meski terus naik namun harga emas pada Maret lalu cenderung berfluktuasi, sehari turun sehari naik di kisaran Rp 10-20 ribu. Sementara emas jenis UBS harganya tidak jauh berbeda dengan Antam yakni 0,5 gram Rp 521 ribu, satu gram Rp 978 ribu dan lima gram sebesar Rp 4.766.000.  (lin/van)

Editor : Vandri Battu
Penulis : Linda Elpariyani