MalangPost - Hadapi PSIS, Persiapan Lawan Persebaya

Rabu, 05 Agustus 2020

  Mengikuti :

Hadapi PSIS, Persiapan Lawan Persebaya

Sabtu, 07 Des 2019, Dibaca : 2388 Kali

MAGELANG – Arema FC memboyong jumlah pemain yang janggal dalam lawatan ke markas PSIS Semarang di Magelang. Tim Singo Edan membawa 19 pemain, dengan Arthur Cunha tetap dalam rombongan meskipun tidak bisa bermain di pekan 31 Liga 1 2019, Minggu (8/12) besok. Tim pelatih sengaja membawanya, demi memberikan dukungan sekaligus persiapan untuk menghadapi pekan 32 ke venue pertandingan melawan Persebaya Surabaya.
Pelatih Arema, Milomir Seslija mengatakan, bek asal Brasil, Arthur memang sengaja diboyong dan dianggap bukan sebagai kesalahan.
“Memang kami sengaja membawanya. Ia akan memberikan dukungan langsung kepada teman-temannya saat melawan PSIS,” katanya.
Menurut pelatih dengan sapaan akrab Milo tersebut, Arthur diboyong dengan tujuan tetap intensif menjalani latihan dengan tim. Ia ingin terus menjaga kondisi sang pemain dengan terus berlatih bersama.
Selain itu, Arema berjaga-jaga, bila mereka akan terus menjalani away di pekan 32. Kini Arema masih menunggu, apakah bermain di Surabaya atau di Balikpapan saat melawan Persebaya, 12 Desember mendatang.
"Sepertinya, dari Magelang, kami akan langsung bertandang ke Balikpapan untuk menghadapi Persebaya. Jadi, kami ingin agar dia bisa menyiapkan diri menghadapi pertandingan tersebut," sambungnya.
Sekalipun beredar kabar laga akan digelar di Surabaya, tim pelatih Arema tidak ingin mengambil risiko dengan meninggalkan Arthur dan menyusul ke venue pertandingan. Terutama bila bermain di Balikpapan.
"Belum ada keputusan resmi. Karenanya, kami membawa Arthur sebagai antisipasi jika pertandingan tetap akan digelar di Stadion Batakan Balikpapan," tambah dia.
Sementara, terkait absennya Arthur, pelatih asal Bosnia itu memilih untuk memaksimalkan skuad yang ada, termasuk untuk menutup lubang di pusat pertahanan.
"Bukan hal baru bagi kami bermain dengan skuat yang tidak lengkap. Namun, kami sudah mempersiapkan penggantinya, seperti Hanif Sjahbandi. Kami akam menyiapkan tandemnya di dalam latihan,” sebutnya.
Beberapa pilihan pemain, yang bisa menjadi opsi sebagai stopper adalah Alfarizi, Vikrian Akbar hingga Hendro Siswanto. Namun, berkaca dari laga melawan Persib Bandung, Alfarizi bisa difungsikan sebagai bek tengah. Pasalnya, pilihan pemain di sektor sayap terhitung lebih banyak ketimbang lini tengah.
Bila Alfarizi menjadi stopper, Arema bisa menurunkan Agil Munawar atau Ricky Ohorella. Hanya saja, Arema memiliki opsi lain, seperti memplot Vikrian Akbar atau Hendro Siswanto. (ley/jon)

Editor : parijon
Penulis : Stenly