Hadapi Laga Krusial | Malang Post

Rabu, 11 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Senin, 23 Sep 2019, dibaca : 972 , parijon, fino

MALANG – Pelatih Arema FC Milomir Seslija mengakui pentingnya menjaga kepala pemainnya agar tetap dingin. Meski hati panas karena pernah kalah di putaran pertama Liga 1 Indonesia dari PSS Sleman, Milo mengingatkan Singo Edan untuk tetap cool demi meraih mentalitas yang tepat untuk memenangkan pertandingan.
Karena itu, Milo menyegarkan kembali ingatan Alfin Tuasalamony dkk untuk back to basic, kembali ke dasar permainan sepakbola. “Jangan pernah lupakan dasar sepakbola, semua pemain harus rekat dengan satu sama lain, jangan sampai jarak antar pemain terlalu jauh,” kata Milo kepada Malang Post, Minggu.
Menurut pelatih asal Eropa Timur itu, sepakbola yang dimainkan Arema adalah sepakbola kawanan singa. Keberhasilan berburu mangsa, tak lepas dari seberapa baik para singa bekerjasama. Arema harus tetap menekankan kerjasama dalam semua situasi. Dasar sepakbola terpenting bagi Milo, adalah menyerang, bertahan dan transisi. Semua ini harus dilakukan secara kompak.
“Arema harus ingat, menyerang bersama, transisi bersama, bertahan bersama,” sambung Milo.
Pelatih yang pernah membesut Persiba Balikpapan itu merinci, pertandingan kontra tim berjuluk Elang Jawa, akan menjadi pondasi bagi Dendi Santoso dkk untuk melangkah ke laga-laga selanjutnya.
Jika Arema bisa menang lawan Sleman, maka pemulihan kondisi mental pemain Arema bisa terjamin. Sebaliknya, kekalahan kontra tim asal Jogjakarta, akan semakin menenggelamkan tim ini dalam kubangan frustasi. Sebab, sepanjang musim, Arema belum pernah merasakan kekalahan beruntun tiga kali berturut-turut.
“Game ini sangat krusial, akan ada tekanan. Tapi, pemain sudah diasah, kami akan coba menyeimbangkan permainan,” sambung Milo.
Selain menjaga pola bermain sepakbola sampai ke inti-inti dan filosofi dasarnya, Milo juga menekankan bahwa sepakbola adalah olahraga yang ditentukan, seberapa sedikit kesalahan yang dibuat selama 90 menit.
Tim yang membikin kesalahan paling sedikit selama laga, hampir pasti bisa menjadi tim yang mengontrol pertandingan, dan membuka peluang lebih besar untuk menang.
“Semua pemain bekerja keras, dan jangan sampai ada kesalahan konyol. Akan berat lawan Sleman. Tapi, kami tak ada pilihan, kami harus menang,” tutup Milo.(fin/jon)



Minggu, 03 Nov 2019

Berikutnya, Hadapi Madura United

Loading...