Guru MIPA dan Akademisi Gali Solusi | Malang Post

Minggu, 15 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Selasa, 27 Agu 2019, dibaca : 587 , Rosida, Linda

MALANG - Persoalan penerapan ilmu aplikatif bagi siswa menjadi isu utama dalam gelaran International Conference on Mathematic and Science Education (IComSE) 2019 yang diselenggarakan oleh Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM) di Balai Agung Majapahit Hotel Santika Malang, Selasa (27/8).
Sebab sejauh ini, penerapan ilmu aplikatif bagi siswa masih menjadi persoalan utama yang dihadapi oleh para guru khususnya MIPA. Oleh karenanya, konferensi internasional kali ini menjadi kesempatan bagi para guru maupun akademisi MIPA untuk saling sharing terkait dengan solusi-solusi pembelajaran bagi para siswa.
"Ini menjadi tantangan global, bahwa penelitian ilmu pembelajaran harus membentuk siswa adaptif. Sehingga dapat memberikan sumbangsih positif dan dapat menjadi generasi yang diharapkan oleh masyarakat," kata Ketua Penyelenggara IComSE Habiddin, Ph.D disela-sela sesi konferensi internasional yang melibatkan peserta dari sembilan negara tersebut.
Tak hanya itu, konferensi internasional yang dihadiri oleh 350 peserta tersebut juga jadi kesempatan bagi para akademisi untuk menggenjot publikasi internasional melalui submit tulisan artikel.
"Tujuan jangka pendek dari IComSE adalah untuk mendorong publikasi internasional melalui American Institute of Physics (AIP) Publisher, sedang jangka panjangnya tentu adalah kolaborasi antar peserta atau peniliti," lanjutnya.
Sementara itu, salah satu peserta konferensi yang juga dosen jurusan Matematika UM, Slamet,  menyebut bahwa konferensi internasional semacam ini sangat baik untuk meningkatkan atmosfer akademik. "Tiga tahun berturut-turut saya mengikuti IComSE. Ini sebagai ajang untuk saling sharing antar peserta," teranganya.
Lebih lanjut, IComSE sendiri merupakan konferensi internasional yang sudah diselenggarakan sejak tahun 2017 oleh FMIPA UM. Selain untuk meningkatkan kolaborasi antar perguruan tinggi nasional maupun internasional, konferensi tersebut juga menjadi pemacu peningkatan publikasi internasional di kalangan akademisi UM. (mg3/oci)



Loading...