Gundala Jagoan Indonesia | Malang Post

Sabtu, 07 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Selasa, 10 Sep 2019, dibaca : 807 , rosida, genzi

Kalian udah nonton film Gundala belum guys? Film yang mengisahkan salah satu tokoh superhero Indonesia ini, cukup menyita banyak perhatian penonton bioskop tanah air. Sejak tayang mulai 29 Agustus lalu, film Gundala sudah menyambar dengan ‘petir’ kepada satu juta penonton lebih. Hal itu dibuktikan dengan unggahan di akun Instagram resmi film Gundala, berupa animasi visual yang menunjukan jumlah penonton yang membludak.
Film ini memang dibuat secara kolosal. Bahkan sekitar 1.800 aktor atau aktris ikut terlibat dalam cast film. Bahkan salah satu genzier asal SMAN 10 Malang, Rangga Rashangga mengaku sangat  antusias setelah melihat film ini. Karena sangat menghidupkan industri dunia kreatif yang berada di Indonesia. Dengan terus memunculkan tokoh-tokoh superhero yang baru lagi. Meskipun, dirinya merasa belum sementereng Marvel Cinematic Universe.
“Bagus banget film ini. Film Gundala bisa menjadi awal mula marvelnya Indonesia atau yang disebut Bumi Langit Cinematic Universe, dengan banyaknya hero-hero yang akan rilis setelah Gundala nanti. Seperti Pevita Pearce sebagai Sri Asih yang muncul di ending Gundala, juga akan dirilis menjadi film kedua setelah Gundala,” jelasnya sambil tersenyum.
Dirinya juga menambahkan bahwa film Gundala harus selalu disupport, karena aset yang dimiliki Indonesia. Sebelum-sebelumya tidak banyak karakter superhero asli Indonesia yang berhasil masuk ke tayangan layar lebar.
Sebenarnya Gundala sudah ada sejak tahun 1969 loh. Dibuat oleh komikus Indonesia, Hasmi.  Dalam bentuk komik yang terbit selama 13 tahun lamanya. Tokoh Gundala adalah identitas superhero yang digunakan oleh Sancaka dalam menumpas kejahatan. Kekuatan Gundala adalah petir yang dapat keluar dari tangan. Serta memiliki kemampuan berlari secepat angin. Sungguh dahsyat banget kekuatannya tuh.
Sedikit gambaran alur cerita tentang sosok peran fenomenal Gundala. Dalam film tersebut, Gundala menjadi insinyur untuk mencari serum anti petir dengan nama Sancaka. Alih-alih menemukan serum, ia malah disambar oleh petir. Hingga mempertemukannya dengan si Raja Petir, Kronz. Tak disangka, sang raja akhirnya memberi kekuatan kepada Sancaka, melalui kalung ajaib.
Ada ulasan dari genzier asal SMAN 1 Tumpang Malang, Anggraini Intan Permatasari. Mengaku mendapat pencerahan tentang realitas yang terjadi di Indonesia, karena masih banyak watak dari beberapa birokrat yang tidak sesuai dengan seharusnya.
“Film ini lebih banyak sindiran tentang wakil rakyat yang nggak adil, egois, dan tidak memperhatikan rakyat menengah ke bawah. Dengan kata lain Gundala bener-bener nyeritain realita keadaan Indonesia yang sekarang,” ujarnya dengan nada serius.
Bahkan dirinya juga mengapresiasi kemunculan ke layar lebar, karena menunjukan bahwa Indonesia mempunyai potensi yang besar, untuk bersaing dengan superhero-superhero yang berada di luar negeri. “Hmm menurutku bagus kalau ada superhero asli dari indonesia. Itu tandanya membuktikan kalau kita juga bisa bersaing dengan superhero sekelas Avengers dan lainnya. Terlebih lagi di film, tokoh Gundala dibuat bener-bener mirip sama masyarakat indonesia, berasa jadi lebih deket aja sama si tokoh superheronya hehe,” tutupnya.
Jangan lewatkan deh! Daripada nyesel loh guys. Mumpung masih banyak studio yang menayangkan film tersebut #supportyourlocalproduct. (*/oci)



Selasa, 03 Des 2019

Mari Saling Menguatkan

Minggu, 01 Des 2019

Selamatkan Dompet di Thrift Shop

Minggu, 01 Des 2019

Mengelola stres ketika UAS

Loading...