Malang Post - Gubernur Harap Krisis Air Terselesaikan

Rabu, 01 April 2020

  Mengikuti :


Gubernur Harap Krisis Air Terselesaikan

Sabtu, 15 Feb 2020

MALANG – Penanganan pipa transmisi 500 mm yang kali beberapa jebol beberapa waktu lalu, masih belum normal 100 persen. Dari 30 ribu pelanggan yang terdampak jebol pipa transmisi di awal Januari lalu, saat ini masih ada 6 ribu pelanggan yang masih terganggu aliran airnya.
Hal ini mendapat perhatian Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (15/2) , mengunjungi tandon air Perumda Tugu Tirta Kota Malang untuk melihat langsung bantuan pompa lps dan panel di tandon Tlogomas, Kota Malang. Pompa itu membantu aliran air ke wilayah terdampak.
 “Pemprov bersama Bank Jatim memberi bantuan pompa 22 lps dan panel yang dipasang di tandon Tlogomas ini,” kata Khofifah di tandon Tlogomas.
Dia meminta, tandon Tlogomas menjadi tandon untuk mentransmisikan pasokan air bagi pelanggan di daerah terdampak, khususnya di kawasan Kecamatan Kedungkandang. Dikarenakan sebagian pasokan air dari tandon Tlogomas dialirkan ke warga teradampak di Kedungkadang. Dengan bantuan pompa 22 lps ini diharapkan pasokan air cepat teraliri dan dapat lebih banyak memberi pasokan air pada warga sekitar.
“Harapan kami memang agar warga terdampak bisa mendapat air. Sambil dalam waktu satu bulan ini dipercepat perbaikan pipa besar di Pulungdowo,” tegas Khofifah.
Wali Kota Malang Sutiaji yang mendampingi Khofifah menjelaskan, dari 30 ribu pelanggan yang terdampak jebol pipa transmisi di awal Januari lalu, kini hanya tinggal 6 ribu pelanggan saja yang masih terganggu aliran airnya. Mereka warga yang berada di kawasan paling atas daerah Kedungkandang yakni Kelurahan Wonokoyo.
“Ya sebagian air dari Tlogomas di tapping kesana juga. Butuh pompa yang memang kuat agar bisa naik ke atas sana. Semoga pompa ini dapat membantu aliran airnya,” terang Sutiaji.
Sementara itu untuk perbaikan pipa transmisi air di Pulungdowo dijelaskan Sutiaji sudah mulai dikerjakan. Dan dipastikan dalam kurun waktu 50 hari ke depan, pipa pengganti sudah selesai dikerjakan. (ica/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Francisca Angelina

  Berita Lainnya





Loading...