Gelaran OJK-FKIJK, Libatkan 150 Jasa Keuangan | Malang Post

Senin, 16 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Minggu, 10 Nov 2019, dibaca : 543 , vandri, linda

MALANG - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Malang menggelar Inklusi Keuangan, Minggu (17/11) mendatang di
Lapangan Rampal. Event bertema Tropicolour Walk 2019 ini menghadirkan banyak kegiatan dengan tujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait inklusi keuangan.
Termasuk mengenalkan bagaimana cara menabung dan juga tentang kegiatan laku pandai, layanan keuangan tanpa kantor dengan adanya agen perbankan di bawah pengawasan OJK. Kegiatan inklusi keuangan juga tidak terbatas pada fungsi layanan perbankan tetapi juga jasa keuangan non bank. Seperti saham, investasi hingga BPJS.
Ketua FKIJK Malang, Wiwi Suprihatno mengatakan kegiatan ini melibatkan lebih dari 150 industri jasa keuangan yang ada di Malang Raya, Pasuruan dan Probolinggo. Selain itu dalam rangka memasyarakatkan gemar menabung, FKIJK juga melakukan MoU dengan Dinas Pendidikan Kota Malang.
“Untuk menggerakkan, menggiatkan budaya menabung bagi anak-anak sekolah, ini adalah bagian literasi inklusi keuangan sejalan dengan semangat OJK Jawa Timur yakni Jawa Timur Well Literate,” ujar Wiwi.
Kerja sama tersebut yakni memberikan peluang kepada sekolah-sekolah di Kota Malang untuk mengimbau   siswa SMP dan SMA agar gemar menabung. Untuk pelaksanaannya diberikan kepada masing-masing perbankan agar melakukan persuasif kepada lembaga pendidikan tersebut.
Bagian dari MoU ini nantinya akan ditindaklanjuti oleh pihak bank yang melakukan kerja sama dengan sekolah tersebut untuk diwajibkan menabung. Kemudian pemantauan akan dilakukan berdasarkan laporan berapa perkembangan rekaning, jumlah nasabah dan lainnya.
“Kita tidak membedakan kelas berapa, tetapi ini untuk memasyarakatkan gemar menabung di kalangan siswa. Kemudian dari perbankan juga akan ada open table yang menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat bagaimana cara menabung,” jalasnya.
Tak hanya itu, nantinya di acara inklusi keuangan ini juga akan ada mobile bank atau kendaraan yang melakukan layanan jasa perbankan. Sehingga masyarakat lebih memahami keberadaan keuangan yang legal. Seperti diketahui banyak jasa keuangan ilegal sehingga industri jasa keuangan perlu memberikan literasi kepada masyarakat agar tak terlibat terhadap investasi bodong ini.
Selain itu, nantinya di Tropicolour Walk 2019 akan ada bazaar keuangan untuk mengenalkan lembaga keuangan yang legal di Malang baik perbankan, asuransi, BPJS dan lain sebagainya.
“Sehingga masyarakat mendapatkan informasi tentang legalitas industri jasa keuangan yang mungkin selama ini belum diketahui. Setiap perbankan nanti juga akan open table yang bisa melayani pembukaan rekening,” tandas Wiwi. (lin/van)



Loading...