Gara-gara Ayam, Ditusuk Pisau | Malang Post

Minggu, 17 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Kamis, 17 Okt 2019, dibaca : 828 , halim, agung

MALANG - Sunaji, 42, menjadi korban penganiayaan, Rabu (16/10) siang. Warga Dusun Sendangbiru Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan ini, dianiaya oleh AR, 32, warga Desa Ringin Kembar Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
Akibat penganiayaan tersebut, korban menderita luka di pinggang sebelah kiri, kening kiri, pelipis serta telingan kanan dan bibir bawah. Sementara, AR usai menganiaya langsung kabur. Hingga Kamis (17/10) polisi masih memburunya.
"Laporan korban sudah kami terima. Saat ini, kami masih mencari keberadaan pelaku, karena kabur usai melakukan penganiayaan," jelas Kapolsek Gedangan, AKP Irwan Tjatur Prambudi.
Diperoleh keterangan, peristiwa penganiayaan terjadi sekitar pukul 13.00. Kejadiannya di samping rumah kontrakan korban di Dusun Sumberperkul Desa/Kecamatan Gedangan.
Peristiwa penganiayaan terjadi karena salah paham. Sebelumnya, korban diminta oleh pelaku untuk menjualkan ayam bangkok. Korban pun menyanggupi untuk membantu menjualkan. Namun belum sempat terjual, ayam tersebut mati. 
Pelaku kemudian mendatangi korban di rumah kontrakannya untuk meminta ganti rugi. Korban menjanjikan untuk mengganti, namun minta waktu.
Tetapi pelaku ngotot minta segera diganti hingga terjadi cek-cok mulut. Ketika perang mulut inilah, pelaku langsung mengambil pisau yang dibawanya, kemudian menusukkan ke arah korban.
Merasa jiwanya terancam, korban lantas berteriak minta tolong. Warga sekitar yang mendengar, lantas berdatangan untuk menolong. Saat warga datang ini, pelaku langsung kabur.
Sementara korban yang bersimbah darah, lantas dilarikan ke rumah sakit. Kasus ini pun kemudian dilaporkan ke polisi.(agp/lim)



Minggu, 17 Nov 2019

Buruh Tolak UMK dan UMP 2020

Minggu, 17 Nov 2019

Agama Angka

Loading...