Ganis Rumpoko Ramaikan Bursa Exco PSSI | Malang Post

Sabtu, 07 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Rabu, 09 Okt 2019, dibaca : 546 , parijon, kris

BATU - Komite Pemilihan PSSI telah mengumumkan bakal calon Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, dan Komite Eksekutif (Exco) periode 2019-2023. Dari seluruh bakal calon yang berhasil lolos, nama baru yang muncul menghias bakal calon Exco adalah Ganisa Pratiwi Rumpoko.
Ya nama, Ganisa Pratiwi Rumpoko atau yang akrab disapa Ganis ini tentu tak asing di dunia persepak bola'an Indonesia, khususnya di Malang Raya. Pasalnya, putri dari Wali Kota Batu ini sering duduk di tribun stadion untuk menyaksikan dan mendukung tim di Liga Indonesia hingga Timnas bermain.
Tentunya, untuk masuk sebagai anggota Exco bulan tanpa alasan sendiri. Ganis mengungkapkan keiikut sertaannya dalam bakal calon Anggota Exco PSSI karena satu alasan. Yakni ingin melihat sepak bola Indonesia yang lebih baik.
"Yang pasti sebagai pecinta bola ingin saya melihat sepakbola Indonesia jadi lebih baik," ujar Ganis kepada Malang Post, Rabu (9/10) kemarin.
Ia mengungkapkan jika keikut sertaanya sebagai calon anggota Exco dari informasi yang didapat dari media massa.
"Kebetulan dari media juga saya tahu ada pendaftaran Exco, ya saya daftar. Dengan tujuan pribadi untuk menambah pengalaman berorganisasi. Selebihnya tentu ingin berkontribusi dengan pengalaman dan ilmu yang sudah saya miliki untuk sepakbola Indonesia," bebernya.
Dengan melihat banyak yang masuk sebagai bakal calon, Ganis tak memusingkan apakah nantinya akan terpilih atau tidak. Pasalnya ia mendaftar karena diri sendiri.
"Jujur saja saya daftar karena daftar sendiri. Kadang ada yang tanya paketannya sama siapa? Saya ga’ ngerti gitu-gituannya. Yang jelas saya optimis dengan niat baik saya untuk turut meningkatkan kualitas sepakbola Indonesia. Sehingga saya bisa dapat dipercaya untuk bergabung," urainya.
Lebih lanjut, dengan dirinya mendaftar sebagai bakal calon Exco tentu sudah ada yang telah ia persiapkan. Persiapan itu meliputi program-program untuk memajukan persepak bolaan di Indonesia.
"Jika terpilih, saya ingin fokus pada program pembinaan. Sebenarnya, saya melihat, program-program pembinaan yang berjalan dua tahun terakhir ini sudah bagus. Seperti ada elite pro, liga putri, juga ada liga amatir," paparnya.
Hanya saja, lanjut Ganis, beberapa program yang berjalan menurutnya terlalu terburu-buru. Sehingga banyak klub-klub yang belum siap dan akhirnya melalui proses instan untuk mengejar waktu kompetisi.
"Ini yang mungkin bisa diperhatikan supaya target pembinaan mendapatkan hasil yang maksimal. Tentu ini jadi motivasi juga beban. Soalnya kalau biasanya cuma komentator, nanti harus siap dikomentarin," pungkasnya. (eri/jon)



Loading...