Gak Niat Menang! | Malang Post

Jumat, 24 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Kamis, 12 Des 2019,

BALIKPAPAN – Arema FC tak kunjung bangkit. Memiliki advantage menjalani laga lawan Persebaya di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, nyatanya tak bisa dimaksimalkan oleh Hanif Sjahbandi dkk. Arema kalah dalam derby Jatim, dengan skor telak 1-4 yang membenamkan tim tersebut di posisi 10 klasemen sementara.
Arema sudah terkena gol cepat ketika laga berjalan empat menit. Aryn Williams membobol gawang Utam Rusdiana, yang menjadikan misi Arema untuk menang tidaklah mudah. Apalagi, Persebaya hadir dengan motivasi ingin memenangkan laga derby sekaligus balas dendam kekalahan di putaran peryama.
Setelah itu, Arema kebobolan lagi di menit 27’. Giliran striker David da Silva yang menang adu sprint melalui serangan balik dan menjebol gawang Arema. Di babak kedua, Arema masih kebobolan dua gol dan hanya membalas dengan satu gol dari Hamka Hamzah di babak tambahan waktu.
Usai laga, kekecewaan terlihat jelas dari wajah beberapa pemain. Hendro Siswanto, Dendi Santoso, Arthur Cunha dan Alfarizi langsung berlari ke dalam ruang ganti. Kepala mereka tertunduk, layaknya tim yang tengah layu karena belum juga menang dalam enam laga beruntun.
Suasana kepulangan tim dari stadion, juga lesu. Pemain tak banyak bicara atau obrolan dari para pemain.
Hanif Sjahbandi, yang mewakili tim dalam sesi jumpa pers mengatakan, timnya banyak kekurangan dalam laga . Sehingga, Arema pun harus menelan kekalahan dalam laga derby.
“Memang, tadi tim masih banyak kekurangan. Semoga ini menjadi pelajaran, supaya yang mendatang bisa lebih baik lagi,” ujar Hanif.
Pelatih Arema, Milomir Seslija mengakui timnya memang banyak kekurangan. Bahkan, ia menyebut tidak jauh berbeda dengan pertandingan melawan PSIS Semarang, ketika kalah 1-5.
“Kami buat banyak kesalahan. Terlalu lambat dalam bertahan, lambat ketika ada peluang serangan balik dan lambat menyerang,” ungkapnya.
Padahal, sejatinya tim sudah dipersiapkan dalam latihan. Mereka sempat berlatih melakukan permainan cepat, umpan satu dua sentuhan dan kompak dalam menyerang dan bertahan. Namun, dalam pertandingan, apa yang sudah direncanakan urung berjalan.
Lini depan tak kunjung membuat gol, dan gol tercipta pun melalui bek, Hamka Hamzah. Padahal, dalam laga , setidaknya ada empat peluang emas, namun tak berbuah gol. 10 percobaan tendangan juga dilakukan pemain Arema.
“Seperti tidak niat untuk menang,” tutur salah satu petugas keamanan, yang berjaga di pertandingan Arema melawan Persebaya di Stadion Batakan, Balikpapan. (ley/jon)

Editor : parijon
Penulis : Stenly





LOWONGAN KERJA

Loker

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...