Gadis Berhijab Dibunuh Kekasih

Sabtu, 30 Mei 2020

  Mengikuti :


Gadis Berhijab Dibunuh Kekasih

Minggu, 17 Mei 2020, Dibaca : 56640 Kali

MALANG – Nasib tragis menimpa Aulia, 16. Gadis berhijab asal Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang ini menjadi korban pembunuhan, Sabtu (16/5) siang. Pelakunya kekasihnya sendiri yakni Higam Yuda Sena alias Gamber, 17, warga Desa Talangagung, Kepanjen. Korban dibunuh dengan cara di tusuk menggunakan gunting di bagian lehernya.

   Baca juga : Cemburu Melihat Foto Laki-laki di HP Korban


Kejadiannya di sekitar pintu air Sipon, Talangagung, Kepanjen. Setelah dihabisi, tubuh korban diseret dan dibuang ke jurang di sekitar Sungai Metro. Dua jam setelah kejadian, polisi berhasil menangkap pelakunya.
“Korban mengalami dua luka tusuk di bagian lehernya. Jenazahnya saat itu langsung dievakuasi ke kamar mayat RSSA Malang untuk otopsi,” ujar Kasatreskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo.


Keterangan yang dihimpun, sebelum kejadian pembunuhan, tersangka Gamber dijemput koban di tempat kosnya di Dusun Tempur, Desa Sengguruh, Kepanjen sekitar pukul 14.00. Kemudian dengan berboncengan motor matic N-5468-EAA milik korban menuju ke pintu air Sipon Talang Agung.
Lokasi ini agak curam dan menjorok ke arah bantaran sungai. Sebelum tiba di lokasi, korban berkata kepada Gamber bahwa lebih baik mereka membawa gunting. Alasannya sebagai alat berjaga-jaga karena lokasi yang dituju cukup sepi. Gunting itu ditaruh di jok motor, bersama dengan HP milik korban.


Setelah tiba di lokasi, korban meminta Gamber mengambil gunting untuk berjaga-jaga. Tapi saat korban tidak melihat, Gamber juga mengambil handphone korban secara diam-diam. Setelah sempat bercengkrama sebentar di lokasi kejadian, Gamber membuka handphone korban dan melihat galeri foto yang terekam di memori handphone.
Dari sinilah permasalahan terjadi. Korban dan tersangka terlibat cek-cok mulut. Lalu, dalam kondisi kalap Gamber menusukkan gunting di tangannya ke leher korban. Wanita berwajah cantik itupun tergeletak dan sekarat.


Tanpa banyak bicara, Gamber langsung menyeret korban yang sedang meregang nyawa ke arah jurang. Sebelum dibuang ke jurang, Gamber kembali menusukkan gunting ke leher untuk memastikan korban tak bernyawa. Setelah itu dengan dingin tersangka mendorong tubuh korban ke jurang arah bantaran sungai Metro.


Tidak ada orang yang mengetahui kejadian ini karena lokasi kejadian berjarak sekitar 700 meter dari perkampungan warga terdekat. Tubuh korban tersangkut di semak-semak tanpa daya. Usai membunuh Gamber, langsung meninggalkan lokasi.(fin/agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Fino Yudistira