Fokus Pemberdayaan Perempuan - Malang Post

Rabu, 20 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Senin, 14 Okt 2019, dibaca : 333 , vandri, kris

MENGEMBAN tugas berat, Elsha Claudya Prasetyo tetap enjoy melakoninya. Miss Global Kaltara 2018 ini mendapat tanggung jawab menjadi mentor sekaligus regional director Miss Global Jawa Timur untuk Malang Raya.
Sebagai regional director tentu banyak tugas yang ia kerjakan dalam setiap ajang Miss Global. Terutama yang baru saja digelar di Kota Batu. Dalam ajang kecantikan tersebut diikuti peserta dari Kota Batu, Malang dan Kabupaten Malang.
"Tahun ini aku dipercaya sebagai regional director di Malang Raya. Menurut ku ini peluang bagi wanita di Malang Raya untuk berani menggali dan mengeksplore potensinya," ujar Claudya kepada Malang Post.
Ia menerangkan, melalui gelaran Miss Global tingkat regional memberi peluang besar bagi putri daerah unjuk gigi. Sebab  sebelumnya Miss Global digelar di tingkat provinsi. Sehingga banyak putri daerah bertalenta yang minder dengan peserta dari kota-kota besar seperti Surabaya.
"Inilah waktunya bagi temen-temen yang ada di Malang Raya. Ini artinya juga tugas berat bagi ku mencari generasi muda untuk membawa Indonesia lebih maju," beber warga  Jalan Panglima Sudirman, Kota Batu ini.
Claudya menerangkan, arti membawa Indonesia lebih maju bagi kaum perempuan yakni mengangkat prinsip pemberdayaan perempuan. Selain itu, embracing culture, social, tourism and beauty within.
Dengan prinsip-prinsip itulah, ia berharap perempuan-perempuan muda di tingkat regional mampu ikut membangun daerahnya. Selain itu, ia juga mengungkapkan, peserta yang mengikuti ajang kontes kecantikan tak harus cantik fisik.
"Cantik bukan yang utama di Miss Global. Namun kepribadian juga harus baik, attitude, wawasan juga. Harus menguasi, bahasa Inggris jadi yang utama. Dan yang utama harus tetap ramah," beber gadis yang bekerja sebagai accounting di Pohon Inn Hotel Batu ini.
Tak hanya meningkatkan SDM, sebagai director regional Miss Global Malang Raya, Claudya juga memiliki program di bidang sosial, kebudayaan, pemberdayaan wanita, dan pariwisata.
"Untuk saat ini kami menjalankan di bidang pariwisata. Yakni kami ingin mengeksplore dan memperkenalkan Kota Batu melalui Miss Global. Meskipun diakui Kota Batu sudah terkenal. Namun juga masih banyak yang belum mengtahui tentang kota berjuluk Swiss Kecil ini," bebernya.
Misalnya saja, masih banyak yang beranggapan JTP 2 ada di Malang. Selain itu, menurutnya juga masih banyak destinasi alami dan buatan yang harus dikenalkan ke dunia.
Setelah program di bidang pariwisata berjalan, lebih lanjut Claudya dan tim akan menjalankan prinsip-prinsip selanjutnya. Yang meliputi pemberdayaan perempuan dan sosial. (eri/van)



Minggu, 17 Nov 2019

Agar Tak Salah Pilih

Kamis, 14 Nov 2019

Temukan Passionmu

Loading...