FKIP Unisma Miliki Program Andalan untuk Guru Profesional | Malang Post

Rabu, 29 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Rabu, 23 Okt 2019,

MALANG- Program Praktik Kerja Lapang (PKL) Internasional yang diadakan oleh Fakultas Ilmu Pendidikan (FKIP) Univeritas Islam Malang (Unisma) mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Apresiasi diberikan Konsulat Jenderal (Konjen) Kedutaan Besar RI di Thailand. Selain itu, sekolah lokasi para mahasiswa FKIP Unisma melangsungkan PKL juga menyambut antusias. 
“Kita mendapat apresiasi luar biasa, bahkan sekolah lokasi PKL mereka meminta mahasiswa kita untuk terus mengajar di sana,” kata Dekan FKIP Unisma, Dr. Hasan Busri, M.Pd.
Seperti diketahui, belum lama ini, terdapat tiga mahasiswa FKIP Unisma yang baru menyelesaikan PKL di Thailand. FKIP Unisma sendiri juga baru saja memberlakukan program transfer kredit antar perguruan tinggi dengan skala internasional. Sejauh ini, setidaknya terdapat dua mahasiswa FKIP Unisma yang sudah memanfaatkan program tersebut dan sekarang sedang menempuh studi di salah satu perguruan tinggi di Taiwan.
Lebih lanjut, Sejauh ini Unisma menyiapkan para mahasiswanya untuk menjadi pendidik profesional melalui perwujudan sejumlah program pendidikan. Pada 2019, FKIP Unisma memperoleh hibah Penugasan Dosen ke Sekolah (dan kampus) 
 “Program Dosen Mengajar agar dosen disini juga tahu rasanya jadi guru. Baru kemudian mengajarkan ilmunya ke para mahasiswa. Jadi ini salah satu cara untuk menyiapkan mahasiswa untuk jadi guru profesional,” kata dia.  
Tak hanya itu, berkat berbagai upaya yang telah dilakukan, FKIP juga dipercaya untuk mendapatkan sejumlah program hibah dari Kemenristekdikti. Salah satunya seperti hibah Sistem Pembelajaran Dalam Jaringan (SPADA). Kemudian FKIP juga memiliki Student Center Learning yang diperuntukkan bagi pengembangan pendidikan mahasiswa dengan metode terkini. Jadi sejak 2019, FKIP telah mendapat empat hibah dari Kemristekdikti: PDS, SCL, SPADA, dan Pensus (Pendidikan khusus) untuk mahasiswa berkebutuhan khusus.
Memasuki usia 38 tahun, FKIP Unisma sudah menjadi Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) unggul dan terpercaya. Sejak 2018, FKIP Unisma dipercaya Kemenristek Dikti dan Kemenag sebagai LPTK penyelenggara program Pendidikan Profesi Guru (PPG), baik untuk mahasiswa dari jalur Prajabatan (Prajab)  maupun Dalamjabatan (Daljab).
Selain itu, FKIP juga mendapat program hibah pendidikan inklusi yang memiliki tujuan untuk pengembangan metode pembelajaran bagi siswa-siswi yang memiliki kebutuhan khusus. Sejumlah program tersebut terus diupayakan semaksimal mungkin untuk memberikan atmosfer pendidikan terbaik bagi segenap sivitas akademika di lingkup Unisma.
Di sisi lain, salah satu mahasiswa berprestasi dari FKIP Unisma yakni Uswatul Hasanah sempat membagikan pengalamannya selama menempuh PKL di Krabi Thailand.
“Kepala sekolah di sana meminta saya untuk lanjut mengajar, jadi sebelum saya kembali ke Indonesia mereka sudah meminta saya untuk planning mengajar di sekolah tersebut,” ujar mahasiswi yang akrab disapa Uswah ini.
Uswah sendiri merupakan salah satu dari mahasiswa Unisma yang menjalankan PKL sejak Mei lalu di salah satu sekolah di Krabi Thailand. Meskipun sempat mengalami sejumlah kendala, Uswah mampu membuktikan bahwa ia mampu menghadapi tantangan dengan bekal yang ia dapat di FKIP Unisma.
Sementara itu, FKIP Unisma akan melepas para mahasiswanya yang sudah menyelesaikan studi pada prosesi wisuda. FKIP Unisma akan melepas setidaknya 172 mahasiswa, 67 di antaranya berasal dari Pendidikan Bahasa Indonesia, 43 dari Pendidikan Matematika, dan 62 dari Pendidikan Bahasa Inggris.
Kali ini, mahasiswa lulusan terbaik FKIP juga dinobatkan sebagai mahasiswa terbaik tingkat Universitas. Adalah Syarifatul Lailiyyah yang berhasil meraih IPK 3,96. Mahasiswi asli Probolinggo ini menyebut bahwa sejak awal ia telah menargetkan untuk menjadi yang terbaik demi membanggakan kedua orang tuanya. (asa/adv/oci)

Editor : rosi
Penulis : asa






WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...