FIA UB-ULM Banjarmasin Sukses Berkolaborasi - Malang Post

Sabtu, 23 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Sabtu, 12 Okt 2019, dibaca : 810 , rosida, asa

MALANG - Setidaknya terdapat 500 peserta baik dari dalam maupun luar negeri mengikuti International and National Joint Seminar di Hall Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Selasa (8/10). Seminar tersebut merupakan wujud kerja sama antara Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB), Universitas Lambung Mangkurat, dan Pemerintah Kota Banjarmasin.
"Kegiatan ini diikuti tiga negara, 27 perguruan tinggi dalam negeri, Pemerintah Daerah, Pemerintah Kota se-Kalimantan Selatan, serta alumni FIA UB yang terdapat di Banjarmasin," kata Ketua Pelaksana Assoc. Prof. Andy Fefta Wijaya, MDA, Ph.D.
Mengusung tema Smart City Governance Based on Digital Service, gelaran tersebut fokus membahas isu terkini yang sedang menjadi rancangan utama pemerintahan Indonesia ke depan yakni pelayanan digital di semua lini. Smart City sendiri diyakini dapat meningkatkan berbagai sektor ekonomi dalam Kota jika mampu dikelola dengan benar.
"Smart City governance  dapat meningkatkan pelayanan publik ke masyarakat. Sehingga akan mendorong sektor lainnya. Bahkan pemerintah pusat sekarang mencanangkan 100 Kabupaten atau Kota yang akan menerapkan Smart City," pungkasnya.
Gelaran yang dibuka secara resmi langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) ini, juga menghadirkan sesi presentasi dan diskusi pararel oleh masing-masing peserta dari berbagai perwakilan perguruan tinggi. Mereka diberi kesempatan untuk menunjukkan ide gagasan mereka terkait dengan tema seminar tersebut.
"Acara ini dibuka oleh Gubernur Kalsel, Wali Kota Banjarmasin, dan Rektor ULM (Diwakili Wakil Rektor III)," tandasnya.
Lebih lanjut, pada seminar tersebut juga terdapat 31 paper yang dipresentasikan berkaitan dengan tema yang diusung. Kemudian lanjut pada sesi diskusi panel yang melibatkan seluruh peserta seminar tersebut. Pada kesempatan tersebut juga, paper yang dipresentasikan akan dipublikasikan dalam bentuk prosiding ber ISBN atau Internatioonal Standard Boom Number.
"Dalam acara ini ada sebanyak 31 paper yang masuk dipresentasikan. Paper tersebut dari kalangan akademisi dan birokrat," tandansya.
Joint Seminar ini bukan pertama kalinya digelar oleh FIA UB. Tahun sebelumnya, FIA UB juga sudah melakukan Joint seminar bersama Universitas Warmadewa, namun masih pada level nasional. Pernah juga berkolaborasi dengan Burapha University berlokasi dari negara Gajah Putih Thailand. Ke depannya, FIA UB menargetkan untuk meningkatkan level seminar ke skala yang lebih luas.
"Mudah-mudahan tahun depan plan joint internasional seminar di salah satu negara ASEAN atau Asia," ujarnya.
Di lain sisi, FIA UB hari ini, meluluskan setidaknya 86 mahasiswanya. Terdapat empat mahasiswa yang mendapat predikat terbaik. Yakni Anita Dio Yonanda S,AB (3,78), Serraphine Herviana Putri Maharanny S.Pn (3,76), Mudzaffar Ismalil S.AP (3,72), dan Nilna Najiha, S.Ap (3,66). Mereka akan dikukuhkan pada prosesi wisuda di UB pada Sabtu, (12/10). (asa/adv/oci)



Loading...