FIA UB Mantapkan Kecerdasan Emosional Spiritual Mahasiswa | Malang Post

Jumat, 06 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Jumat, 01 Nov 2019, dibaca : 579 , rosida, mp

MALANG - Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UB menanamkan nilai luhur ajaran agama lewat
Kegiatan Pembinaan Karakter Berbasis Religi (PKBR). Kegiatan ini wajib diikuti seluruh mahasiswa baru angkatan 2019/2020 FIA UB, dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2Maba).
Ketua Pelaksana PKBR Aulia Luqman Aziz menuturkan, tahun 2019 ini sudah yang ketiga kalinya diselenggarakan kegiatan tersebut.
“Penyelenggaraan PKBR ini adalah cara kami (FIA UB,Red) untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan tentang nilai-nilai luhur ajaran agama agar dapat diterapkan di dalam kehidupan sehari-hari, sesuai bidang keilmuan masing-masing mahasiswa,” ungkapnya.

   Baca juga : SD Anak Saleh Gelar Aksi Lingkungan
Luqman, sapaan akrab Aulia Luqman Aziz menjelaskan, di era sekarang, dunia sudah mengakui bahwa nilai IPK tinggi saja tidak cukup untuk meraih kesuksesan. Diperlukan jenis kecerdasan lain agar seseorang dapat bertahan di tengah-tengah pergaulan yang semakin global, dan persaingan yang semakin ketat. Yaitu, kecerdasan emosional-spiritual.
Tema yang diangkat dalam kegiatan PKBR ini, lanjutnya, adalah konstekstualisasi nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga mahasiswa dapat menemukan tujuan hidup yang hakiki, dan bersemangat menjalani kehidupan berdasarkan tujuan tersebut. PKBR terdiri dari dua sesi. Sesi pertama adalah ceramah umum.
“Dari tiga pertemuan terakhir, kami telah menghadirkan para pakar yang telah terbukti dapat mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan mereka,” kata Luqman.
Salah satunya di pertemuan ketiga, (27/10/19). Hadir dalam agenda tersebut Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi, Gubernur NTB periode 2008-2018. Di pertemuan tersebut, TGB menjelaskan tentang penerapan nilai-nilai Alquran dalam tata kelola pemerintahan dan bisnis.
“Apalagi beliau memiliki latar belakang keagamaan yang kuat, sebagai salah satu tokoh agama di NTB, ditambah pengalaman memimpin birokrasi pemerintahan selama 10 tahun,” jelasnya.
Dijelaskannya, PKBR akan dilaksanakan sebanyak empat kali pertemuan dalam satu semester ini. Pertemuan terakhir dilaksanakan pada Sabtu, (2/11/19), di Masjid Raden Patah UB. Setelah sebelumnya dilaksanakan di aula FIA UB, kali ini kami mengajak peserta PKBR Muslim untuk sekaligus mengenal masjid kampus sebagai pusat pembinaan keagamaan di UB.
Untuk sesi ceramah hari ini, FIA UB menghadirkan dua tokoh sekaligus. Yang pertama Ust. Muhammad Zaitun Rasmin (Wakil Ketua MUI Pusat, Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah). Yang kedua dr. Gamal Albinsaid.
“Kami berharap keduanya dapat menularkan semangat kepada generasi muda untuk membangun bangsa dengan berlandaskan pada nilai-nilai Alquran,” pungkasnya.
Sementara itu, hari ini, FIA UB akan menggelar pelepasan untuk 84 wisudawan. Lulusan dengan IPK tertinggi diraih Christiwati, S.Pn dari Prodi Perpajakan dengan IPK 3,82. (oci)



Loading...