Fasilitasi Peternak, KAN Jabung Syariah Bangun Drainase

Jumat, 18 Oktober 2019

Senin, 30 Sep 2019, dibaca : 387 , mp, ira

MALANG - Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung Syariah Jawa Timur (Jatim) membangun drainase  (saluran air) di dua tempat. Yakni di Dusun Kresik, Desa Kemiri, dan Dusun Dempok, Desa Gading Kembar, Kecamatan Jabung. Pembangunan saluran ini bertujuan untuk memudahkan peternak sapi perah di dua dusun tersebut membuang limbah.
Manager Divisi Inti KAN Jabung Syariah Jatim, Samsul Hadi mengatakan pembangunan saluran air ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR)  KAN Jabung Syariah Jatim.
"Tujuannya untuk memberikan kemudahan para peternak sapi perah yang juga anggota dari KAN Jabung Syariah Jatim membuang limbah," katanya. Saluran air ini sendiri dikerjakan oleh tim relawan CSR KAN Jabung Syariah Jatim. Rencananya, pembangunan saluran air ini dilakukan selama satu bulan, dan selesai pada pertengahan Oktober 2019 mendatang.
"Masing-masing saluran air ini panjangnya sekitar 100 meter, lebarnya 80 cm dengan kedalaman 1 meter," tambahnya.
Samsul juga menguraikan, pembangunan saluran air ini berawal dari keluhan warga di dua dusun tersebut. Dimana warga yang rata-rata memiliki sapi perah dan menjadi anggota KAN Jabung Syariah Jatim mengeluh tentang limbah sapi yang sering meluber ke jalan. Itu karena saluran air yang lama tidak dapat menampung limbah sapi milik warga.
Terlebih saat musim penghujan limbah sapi meluber tidak hanya di jalan, tapi juga sampai masuk rumah warga. "Saat musim penghujan limbah sapi perah itu sampai masuk kamar rumah warga. Warga keberatan dengan itu, sekalipun mereka juga memiliki sapi perah," katanya.
Warga pun menyampaikan keluhan itu kepada managemen KAN Jabung Syariah Jatim, dan meminta bantuan untuk pembangunan saluran air.
Pihak managemen koperasi koperasi yang bergerak di bidang pertanian tebu dan peternakan sapi perah ini pun merespon, dengan melakukan pengecekan ke lapangan.
Hasil pengecekan inilah kemudian tim relawan CSR kemudian melakukan pembangunan.  "Kami melihat langsung saluran air yang kecil, dan tidak bisa menampung banyak limbah. Sehingga kami pun memutuskan untus segera melakukan pembangunan," tambahnya.
Dan mulai 18 September 2019, program pembangunan saluran air tersebut dikerjakan.
"Karena sebentar lagi musim penghujan. Agar limbah sapi ini tidak meluber ke jalan, makanya dibangun saluran air," ungkap Samsup.
Samsul sendiri mengatakan, dari saluran air tersebut limbah sapi perah akan dibuang ke sungai. Namun demikian, itu tidak selamanya. Karena tahun 2020 mendatang, pihak KAN Jabung juga akan membangun tempat. pengolaan limbah masyarakat. tempat pengelolaan limbah masyarakat ini ke depannya dikelola masyarakat. Dimana limbah dari sapi perah tersebut dapat dikelola sebagai pupuk organik. "hasil produksi pupuk organik tersebut bisa dijual. Sehingga dengan adanya pengelolaan limbah organik ini dapat memberikan manfaat bagi warga. Saat ini kami sedang mencari lahan, dan yang jelas awal tahun 2020 mendatang, pembangunan pengelolaan limbah masyarakat ini sudah dikerjakan," urainya.
Ditemui di lokasi pembangunan proyek saluran air Dusun Kresik, Desa Kemiri, samsul juga mengatakan jika sebelumnya KAN Jabung Syariah Jatim juga membangun sarana. biogas di seluruh Kecamatan Jabung. "Total untuk biogas kami sudah membangun 435 unit. Biogas tersebut dimanfaatkan. Satu unit dapat dimanfaatkan satu sampai dua rumah warga," tambahnya.
Ya, meskipun bisnis koperasi KAN Jabung Syariah Jatim cukup lancar, pihak koperasi tetap peduli dengan warga. Itu dibuktikan dengan banyaknya program CSR dibuat. "Karena kami ingin keberadaan kami betul-betul bermanfaat bagi warga," tandas Samsul.(ira)



Loading...

  Follow Us