Fakta, 1.000 Tim Medis Jepang Dikirim ke Wuhan

Selasa, 02 Juni 2020

  Mengikuti :


Fakta, 1.000 Tim Medis Jepang Dikirim ke Wuhan

Senin, 10 Feb 2020, Dibaca : 2628 Kali

MALANG - Ramai beredar informasi disertai foto berkaitan dengan Virus Corona di Wuhan. Terdapat sebuah unggahan dari akun facebook milik @Lyana Lukito yang menggambarkan 1.000 tim medis datang ke Wuhan menunjukan parahnya situasi disana.
Akun tersebut mengunggah narasi sebagai berikut; ‘Tim medis pertama yang membantu Tiongkok datang, dan tim medis Jepang berjumlah 1.000 tiba di Wuhan,’. Foto yang diunggah menggambarkan kumpulan orang berbaju medis dengan symbol Negara Jepang. Lokasi foto seperti di Bandara.
Berdasarkan hasil penelusuran, bahwa foto dalam unggahan tersebut tidak ada kaitannya dengan wabah Virus Corona 2019-nCoV yang bermula di Wuhan, China. Foto yang diunggah oleh sumber klaim adalah anggota tim medis Jepang yang berangkat ke kota Chengdu di Cina setelah terjadinya gempa di tahun 2008.
Pencarian gambar menemukan laporan terkait foto ini dimuat oleh Pusat Informasi Internet Cina milik pemerintah negara tersebut. Kredit laporan berita itu diberikan pada Kantor Berita Xinhua dengan tanggal 21 Mei 2008. Foto yang sama pernah dimuat dalam galeri foto di situs Beijing Review.
Foto tersebut menggambarkan tim medis Jepang yang diberangkatkan dari Bandara Narita pada 20 Mei 2008. Tim yang terdiri atas 22 orang tersebut menuju Kota Chengdu di Provinsi Sichuan yang baru dilanda gempa.
Pencarian dengan kata kunci ‘Japan, medical team, Wuhan’ tak menemukan bukti pendukung.
Yang ada justru artikel berjudul, “This photo has circulated in reports about a Japanese medical team travelling to China in 2008”, yang dipublikasikan tim pencari fakta AFP Philippines yang membantah klaim tersebut.
Seperti dikutip dari AFP, Kedutaan Besar Jepang di Manila membantah klaim soal pengiriman 1.000 tenaga medis Jepang ke Wuhan.Hal itu membuktikan, klaim yang tak benar itu juga beredar di negara lain, setidaknya Filipina. (ica/agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Francisca Angelina