Fakhri Husaini Tinggalkan Timnas U-19 | Malang Post

Jumat, 06 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Senin, 11 Nov 2019, dibaca : 384 , parijon, bol

JAKARTA - Pelatih Fakhri Husaini  meninggalkan Timnas Indonesia U-19 usai mengantarkan Garuda Nusantara ke putaran final Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan. Kontrak Fakhri Husaini dengan Timnas Indonesia U-19 selesai pada akhir tahun ini. Fakhri mengaku akan kembali melanjutkan tanggung jawabnya sebagai pegawai PT Pupuk Kaltim usai menunaikan tugasnya di Timnas Indonesia.
Selain kembali ke PKT, Fakhri juga akan merampungkan laporan pertanggungjawaban sebagai pelatih Timnas Indonesia U-19. Setelah itu, pelatih kelahiran Lhokseumawe, Nanggroe Aceh Darussalam, ingin menikmati setiap waktunya sebagai mantan pelatih Timnas Indonesia U-19.
"Ikatan batin itu tentu ada. Mereka (Timnas Indonesia U-19) sudah saya anggap sebagai anak sendiri. Kami pernah sakit dan senang sama-sama, kena panas dan hujan juga sama-sama. Menghadapi pujian dan kritik sama-sama," ujar Fakhri di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (11/11).
"Tidak mudah tapi ini harus. Tidak ada yang abadi di sepak bola. Jadi, sukses atau gagal di sepak bola itu tipis saja," ucap pelatih berusia 54 itu menambahkan.
Fakhri menganggap pergantian pelatih dalam sebuah klub atau timnas merupakan hal yang biasa. Di mata Fakhri, pelatih yang sukses punya peluang terbuka digantikan sosok lain.
Seperti Fakhri yang mengantarkan Timnas Indonesia U-19 ke Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan, tapi tidak langsung mendapatkan perpanjangan kontrak dari PSSI.
"Pengurus PSSI mungkin punya pandangan yang berbeda. Atau pelatih yang gagal lalu diganti saya kira itu wajar," tutur pelatih kelahiran Aceh itu.
Fakhri menegaskan jabatan pelatih bagi dia hanya titipan Allah. Oleh karena itu, mendapat perpanjangan kontrak atau tidak ia akan tetap menikmatinya.
"Tidak ada yang istimewa saya lanjut atau tidak. Buat saya biasa saja, biarkan saja mengalir," kata Fakhri.
Selama melatih Timnas Indonesia U-19, Fakhri seperti merasa memiliki 38 anak. Selain tiga anak kandung, Fakhri juga harus menjadi ayah kedua bagi 35 anak yang pernah ditanganinya di Timnas Indonesia U-19.
Sementara itu sebanyak empat belas tim sudah memastikan lolos ke putaran final Piala Asia U-19 2020. Salah satu tim yang lolos ke putaran final di Uzbekistan adalah Timnas Indonesia U-19.
Timnas Indonesia U-19 memastikan langkah ke putaran final usai bermain imbang 1-1 melawan Korea Utara pada partai terakhir fase grup di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (10/11).
Sukses Timnas Indonesia U-19 melangkah ke Piala Asia U-19 2020 diikuti tiga wakil Asia Tenggara yaitu Malaysia, Laos, dan Vietnam. Kamboja juga punya kesempatan lolos tetapi masih menunggu hasil pertandingan di Grup A yang baru akan berlangsung pada 22 November.
Nasib nahas justru dialami Thailand yang hanya menempati posisi ketiga di Grup G. Tim Gajah Perang kalah bersaing dengan Malaysia yang finis sebagai juara grup dan Kamboja yang menempati posisi runner-up.
Finalis Piala Asia U-19 2018, Arab Saudi dan Korea Selatan juga masuk dalam daftar 14 tim yang telah lolos ke putaran final. Korsel jadi juara Grup I sedangkan Arab Saudi berstatus pemuncak klasemen Grup F.
Sukses Korsel dan Arab Saudi diikuti Jepang, Iran, Australia, Qatar, Tajikistan, Bahrain, Yaman, dan Uzbekistan. Dua slot tersisa akan ditentukan dari hasil Grup A yang dihuni Irak, Oman, Palestina, Kuwait, dan Pakistan. Putaran final Piala Asia U-19 2020 sendiri akan berlangsung di Uzbekistan, 14-31 Oktober 2020. (cnn/jon)



Jumat, 06 Des 2019

Cegah Radikalisme Sejak PAUD

Loading...