Empat Pelaku Curanmor Didor | Malang Post

Minggu, 17 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Kamis, 17 Okt 2019, dibaca : 1248 , halim, agung

MELAWAN: Komplotan pelaku curanmor yang diamankan dan dihadiahi timah panas, serta barang bukti yang diamankan.

MALANG - Komplotan curanmor berhasil dilibas gabungan Unit Reskrim Polsek Gondanglegi dan Buser Satreskrim Polres Malang, Rabu (16/10). Lima orang pelakunya berhasil diamankan. Bahkan empat di antaranya terpaksa dihadiahi timah panas alias ditembak kakinya.
"Mereka terpaksa kami lumpuhkan dengan timah panas, lantaran berusaha melawan dan kabur ketika akan ditangkap," ujar Kapolsek Gondanglegi AKP Agus Siswo Hariadi.
Kelima pelaku curanmor tersebut adalah, Edi Yulianto alias Bebek, 32, warga asal Nganjuk, yang tinggal di Dusun Kasin Desa Sepanjang Kecamatan Gondanglegi. Dia ini merupakan otak komplotan curanmor.
Kemudian Rama Andika alias Mimin, 22, Faisal alias Gendut, 20, serta Mas Had, 25. Ketiganya warga Desa Polaman Kecamatan Dampit. Serta satu lagi, yakni Deni, 22, warga Desa Lambangsari Kecamatan Dampit.
Dari penangkapan kelimanya, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Yakni satu set kunci T, dua buah HP merek Samsung dan Vivo, serta lima unit sepeda motor hasil kejahatan.
"Kasusnya masih kami kembangkan. Karena ada satu pelaku yang merupakan penadah motor curian, masih buron," jelas mantan Kapolsek Poncokusumo ini.
Penangkapan komplotan pelaku curanmor ini, bermula dari laporan Arif Khoirul Rohman, 49, pada Selasa (8/10) lalu. Motor Honda Vario N-6478-KE miliknya hilang dicuri ketika di parkir di teras rumahnya di Jalan Banyu Anyar Gang I Desa Ketawang Kecamatan Gondanglegi. 
Pelaku mencuri motor dengan menggunakan alat kunci T. Selanjutnya, motor didorong oleh pelaku menuju ke rumah kontrakan tersangka Edi Yulianti alias Bebek. Untuk menghilangkan jejak, keesokan harinya motor langsung dijual kepada Gimo alias Bosku, di Piket 0 Lumajang seharga Rp 1,8 juta.
Dari laporan itulah, akhirnya polisi menyelidiki kasusnya. Hasilnya diketahui bahwa pelakunya adalah Edi Yulianto alias Bebek. Polisi pun langsung menangkap Bebek di rumah kontrakannya. "Selanjutnya dari penangkapan Bebek inilah, akhirnya kami kembangkan kasusnya dan berhasil menangkap empat pelaku lainnya," terang Agus Siswo Hariadi.(agp/lim)



Minggu, 17 Nov 2019

Buruh Tolak UMK dan UMP 2020

Minggu, 17 Nov 2019

Agama Angka

Loading...