Duta Tugu Semangati Anak Yatim Al-Kaaf | Malang Post

Jumat, 06 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Selasa, 19 Nov 2019, dibaca : 228 , Rosida, Imam

MALANG - Duta Tugu sukses melaksanakan kegiatan pertamanya di Kecamatan Jabung. Sejak dibentuk pada Mei 2019 lalu, Duta Tugu yang merupakan gabungan organisasi siswa dari tiga sekolah di kawasan Tugu menggelar kegiatan sosial di Panti Asuhan Al-Kaaf Jabung, akhir pekan lalu. Tiga organisasi siswa tersebut yaitu Putra Putri Mitreka (PPM) SMAN 1 Malang, Dimas Diajeng STETSA (DDS) SMAN 4 Malang dan Putra Putri Bhawikarsu (PPB) SMAN 3 Malang.
Ketua PPM Anggita Hayuning Kinasih mengatakan, yang paling utama dalam kegiatan bakti sosial tersebut, memberikan sesuatu yang lebih berarti bagi para santri (sebutan anak yatim Al-Kaff). Yakni materi motivasi yang langsung disampaikan oleh para siswa. “Jadi kami tidak hanya memberikan sembako dan pakaian buat adik-adik disana, tetapi juga memberikan  motivasi pada mereka,” ujarnya.
Ada tiga materi motivasi yang disampaikan oleh siswa SMA Tugu. Masing-masing satu materi dari tiap perwakilan sekolah. PPM sendiri menyampaikan materi tentang Percaya Diri. DDS tentang Cita-cita dan PPB menjelaskan tentang makna Bersyukur.
Anggita menuturkan, anak yatim membutuhkan lebih banyak perhatian dari pada anak pada umumnya. Anak kecil yang tumbuh tanpa kasih sayang orang tua kandungnya, memberi arti yang begitu mendalam bagi orang-orang sekitarnya. Khususnya bagi para Duta Tugu, yang hadir dan bersentuhan langsung dengan anak-anak Yatim Al-Kaaf.
Saat pelaksanaan Baksos, ada delapan mobil yang mengantar 28 siswa Duta Tugu ke Panti Asuhan Al-Kaaf Jabung. Sebanyak 8 siswa dari PPM, 18 siswa dari DDS dan 14 siswa dari PPB. Para duta ini juga menyajak anak-anak yatim bermain bersama dengan game yang bernilai edukasi. Seperti pesan berantai dan botol bernyanyi.
Anggita mengungkapkan, di balik kegiatan bakti sosial, hal lain yang menjadi kebanggaan adalah bersatunya tiga sekolah tugu yang diikat dengan satu nama Duta Tugu. Pembentukan Duta Tugu ini sebenarnya dimulai sejak Bulan Ramadan lalu. Salah satu program yang direncanakan yaitu bakti sosial.
Pembina OSIS dan MPK SMAN 1 Malang, Zainul Hasan, S.Pd, turut senang dengan terlaksanakan kegiatan bakti sosial. Menurutnya kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan antar SMA Tugu.   
Ia mengatakan, awal mula terbentuknya Duta Tugu diinisiasi oleh SMAN 1 Malang. “Kita mencoba untuk memulai lebih dulu. Apalagi motto kita Mitreka Satata yang berarti satu kesatuan. Maka sekolah-sekolah yang satu komplek ini harus bisa bersatu untuk melakukan sesuatu yang bermakna demi kemajuan bersama,” terang Hasan. (imm/oci)



Kamis, 05 Des 2019

Ilmu Lebih Penting Dari Gaji

Loading...