MalangPost - Dua Tahun, Klaim Bumiputera Tak Bisa Cair

Jumat, 10 Juli 2020

  Mengikuti :

Dua Tahun, Klaim Bumiputera Tak Bisa Cair

Selasa, 14 Jan 2020, Dibaca : 2676 Kali

BATU - Sejumlah nasabah Asuransi Jiwa Bersama atau AJB Bumiputera 1912 Kota Batu tak bisa mencairkan klaim. Mereka hanya mendapatkan arahan menyelesaikan proses klaim di Kantor Pusat Bumiputera, Jakarta.
Salah satu nasabah Kantor Cabang Bumiputera Batu adalah Suti, warga Tambak Asri, RT 6 RW 1 Kecamatan Tajinan, Kabupten Malang. Pencairan klaim ibu rumah tangga ini tak kunjung menemukan titik terang sejak tahun 2018 lalu.
Suti menceritakan sejak enam tahun lalu telah menjadi nasabah Kantor Cabang Bumiputera Kota Batu. Ia harus menyisihkan uang setiap tahunnya sekitar Rp 1.080.000. Seharusnya tahun 2018 lalu sudah bisa dicairkan sesuai dengan surat perjanjian senilai Rp 7.800.000.  
"Saya merupakan nasabah Bumiputera. Kami satu keluarga yang terdiri dari empat orang ikut asuransi di Bumiputera," ujar Suti kepada Malang Post, Senin (13/1).

   Baca juga : Nasabah Asuransi Bumiputera Menjerit


Ia menerangkan, jika satu dari empat asuransi yang diikutinya telah habis pada tahun 2018 lalu. Namun saat dilakukan klaim di Kantor Cabang Batu selalu mendapat jawaban tak memuaskan.
"Sudah dua tahun ini saya tidak mendapat jawaban yang jelas arahnya. Setiap saya mendatangi kantornya di Kota Batu, katanya menunggu jawaban dari atasan. Ini sudah berkali-kali dan hanya janji-janji saja," terangnya.
Tarakhir, tahun 2018 lalu, ia melakukan klaim di kantor Bumiputera Batu mendapat jawaban paling lama cair tiga bulan setelah habis masa waktu asuransi. Tapi ternyata hingga tahun 2020 ini belum juga keluar.
Ia menambahkan, begitu halnya dengan asuransi milik suaminya juga sama dan dua anaknya yang diikutkan dalam asuransi pendidikan. Hingga kini tak bisa di klaim dan menunggu informasi lebih lanjut dari kantor pusat Bumiputera.
"Dulu baik-baik saja. Khususnya untuk asuransi pendidikan untuk dua anak saya. Karena setiap kali kenaikan kelas, keluar uang Rp 500 ribu. Namun uang itu tak saya ambil karena rencananya akan saya ambil belakangan," terangnya.
Namun, lanjut dia, tak disangkanya jika uang premi dari empat asuransi di Bumiputera Cabang Kota Batu tak bisa dicairkan hingga sekarang. Ia berharap premi atau klaim bisa segera dicairkan secepatnya.
Sementara itu, saat Malang Post mendatangi Kantor Cabang Bumiputera Batu di Jalan Bukit Berbunga No 24 Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu Kota Batu nampak tak terawat. Bahkan papan nama Bumiputera juga telah diturunkan.
Pelaksana Tugas Kepala Cabang Bumiputera Kota Batu, Udi menyampaikan kepada Malang Post bahwa bisa memberikan keterangan terkait klaim nasabah yang belum terbayar. "Maaf kami tak bisa memberikan keterangan secara resmi sesuai dengan aturan pusat. Untuk mencari keterangan bisa langsung ke Kantor Wilayah Bumiputera di Jalan Jaksa Agung Suprapto Kota Malang atau ke Dept. Komunikasi di Jakarta," terangnya.
Dari data yang didapat Malang Post, Bumiputera Kota Batu memiliki sekitar 770 nasabah yang belum terbayarkan klaimnya oleh pihak Bumiputera. Sampai dengan saat ini pihak Bumi Putra Kota Batu belum bisa membayarkan Nilai Klaim Nasabah. (eri/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Kerisdiyanto