Dua Residivis Curanmor Ditembak Mati

Jumat, 18 Oktober 2019

Selasa, 08 Okt 2019, dibaca : 867 , halim, fino

MALANG – Polres Malang Kota menembak mati dua residivis curanmor asal Wonorejo Pasrepan Pasuruan. Dua tersangka inisial EA, 30, dan MS, 21, ditembak saat melawan petugas ketika tertangkap basah mencuri motor di kawasan Jalan Tlogo Joyo Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.
Kapolres Makota AKBP Dony Alexander mengungkapkan, penembakan terhadap EA dan MS merupakan tindakan tegas terukur dari petugas yang nyawanya terancam. Para pelaku yang tepergok mencuri motor, tak segan mengayunkan senjata celurit dan belati besar ke arah badan polisi reserse curanmor.
“Karena, saat dua pelaku ini tertangkap basah dan akan ditangkap, mereka melawan. Satu pakai belati besar, satu pakai celurit, dan ditusukkan kepada polisi reserse yang melakukan penangkapan. Kami melakukan tindakan tegas terukur,” ujar Dony kepada wartawan di Polres Makota.
Saat dua maling berupaya menusuk petugas, polisi mengeluarkan pistol dan menembak dada kedua maling motor ini. Duar !!! dua pria yyang ternyata sudah residivis di 50 TKP Malang Kota itu terkapar. Setelah ditembak, kedua maling motor ini dilarikan ke rumah sakit. Tapi, mereka tewas dalam perjalanan.
Peristiwa ini diawali dari informasi yang diterima oleh Satreskrim Polres Makota terhadap dua tersangka residivis yang berkeliaran di kawasan Lowokwaru. Informasi yang diterima dari Sudir, tersangka curanmor tahanan Polsek Klojen, akan ada aksi ‘petik’ di kawasan Kecamatan Lowokwaru, pada 17 September 2019.
Unit Resmob Satreskrim Polres Makota, lalu melintas di sekitar Merjosari, dan melihat salah satu target operasi sedang mengendarai Honda Vario 150 coklat. Pelaku mengenakan helm warna merah. Petugas membuntuti dan tiba di kawasan Jalan Tlogo Joyo Kecamatan Lowokawaru.
Dua pelaku ini, berhenti di depan rumah nomor 51B, lalu menggondol sepeda motor Vario 125 nopol S 5248 AQ warna hitam. “Dia memakai modus kunci letter T, merusak rumah kunci, dan merusak stir, sebelum menghidupkan motor untuk kabur dari lokasi,” sambung perwira polisi dengan pangkat dua melati emas di pundaknya ini.
Ketika hendak kabur, mereka disergap polisi. Namun, karena melawan, mereka ditembak dan akhirnya tewas. Hasil penyelidikan dan keterangan tersangka Sudir, dua tersangka itu telah mencuri di 50 TKP. Dua motor disita dari dua pelaku yang sudah tewas. Yakni, motor Honda Vario hitam S 5248 AQ, dan Vario cokelat nopol N 5687 HR (palsu). Motor Vario coklat dengan plat palsu ini, adalah hasil kejahatan di kawasan Lowokwaru pada 22 Agustus 2019 lalu(fin/lim)



Jumat, 18 Okt 2019

Maling Motor Remaja Diringkus

Loading...

  Follow Us