Dua Pekan Ditinggal Singgih Pitono - Malang Post

Kamis, 21 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Senin, 14 Okt 2019, dibaca : 1596 , parijon, stenly

MALANG – Arema FC dipastikan tanpa asisten pelatih, Singgih Pitono selama dua pekan mendatang. Singgih dijadwalkan mengambil kursus kepelatihan Lisensi B AFC, 14-28 Oktober 2019. Otomatis, pelatih asal Ngunut, Tulungagung itu bakal meninggalkan Dedik Setiawan dkk, yang melakoni tiga laga away beruntun ke PSM Makassar, Persipura Jayapura dan Tira Persikabo.
Kursus kepelatihan selama dua pekan itu digelar oleh PSSI dan bakal berlangsung di Kota Batu. Singgih akan meningkatkan level lisensinya, demi menunjang kebutuhan regulasi pula untuk musim-musim selanjutnya.
Sejatinya, kursus lisensi B AFC sudah hendak diikuti oleh Singgih sejak tahun lalu. Namun, kala itu hasratnya tertahan karena musim lalu tim lebih membutuhkan tenaganya. Pelatih Milan Petrovic kala itu membutuhkan partner dan manajemen klub menganggap Singgih bisa memiliki kesempatan di kursus selanjutnya.
“Kalau sekarang harus meninggalkan tim, saya rasa tidak ada masalah. Karena di Arema sekarang masih ada dua asisten pelatih lagi, Siswantoro dan Kuncoro. Berbeda dengan tahun lalu, saat kondisi Arema sedang tidak bagus dan butuh untuk naik di klasemen,” ungkap Singgih.
Ia pun antusias untuk segera mengikuti kursus tersebut. Sekalipun sudah berusia 52 tahun atau paling senior diantara dua asisten pelatih Arema lainnya, dia ingin mendapatkan lisensi B AFC dan mematuhi regulasi yang ditetapkan oleh PSSI.
“Harapannya saya dapat memenuhi regulasi tersebut, karena menjadi asisten pelatih di Liga 1 minimal Lisensi B AFC. Kalau sudah memutuskan hidup di sepak bola, mau nggak mau ya harus mengikuti aturannya. Wajib,” terang dia.
Ia memang sempat khawatir dengan usianya yang dianggap sudah bukan waktunya lagi berpikir dan meningkatkan lisensi. Namun, dia memotivasi diri sendiri dan mematahkan anggapan usia tersebut.
“Walaupun sekarang bukan usianya lagi untuk berpikir, karena sudah kepala lima, istilahnya bukan usia yang produktif. Tetapi itu bukan alasan. Saya berharap kursusnya lancar,” tambah pria yang masih tercatat sebagai top skor sepanjang masa di Arema tersebut.
Singgih pun merelakan dirinya tidak bisa mendampingi tim untuk saat ini. Ia yakin, keputusan yang dia ambil juga bermanfaat bagi tim di kemudian hari. (ley/jon)



Minggu, 03 Nov 2019

Berikutnya, Hadapi Madura United

Loading...