Dua Kali Panen, Urban Farming Bantu Ekonomi Keluarga | Malang Post

Jumat, 15 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Sabtu, 09 Nov 2019, dibaca : 369 , aim, linda

MALANG – Fokus meningkatkan ekonomi keluarga menjadi program TP PKK Kelurahan Kesatrian, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Salah satunya dengan menggalakkan urban farming dengan menanam beberapa komoditas sayuran, siantaranya sawi dan kangkung yang telah berjalan dalam tiga bulan.
Konsep urban farming tersebut tidak hanya memberikan tambahan pendapatan keluarga, melainkan juga mengajak masyarakat untuk hidup sehat. Sebab, tanaman dibudidayakan secara organik sehingga bebas dari residu penggunaan pestisida kimia. Ketua TP PKK Kelurahan Kesatrian, Erika Ayu Oktavia mengatakan, urban farming diterapkan hanya di RW 3 dengan media tanam menggunakan polybag. Komoditas yang ditanampun bermacam-macam sayuran seperti sawi, kangkung, brokoli, selada, bayam, cabai merah, cabai besar, seledri, bawang prei dan empon-empon seperti kunyit.
“Kami sudah panen  sebanyak dua kali dan hasilnya dijual dengan harga Rp 5 ribu per ikat karena ditanam secara organic. Sekali panen mendapatkan penghasilan Rp 200 ribu yang kemudian digunakan kembali untuk modal, air dan pemeliharaan tanaman,” ujar Erika kepada Malang Post.
Ia melanjutkan, selain dapat meningkatkan pendapatan keluarga urban farming juga memiliki manfaat lainnya, seperti dikonsumsi sendiri sehingga mereka tidak perlu belanja di luar. Memberikan jaminan keamanan bagi keluarga ditanam secara organik.
“Apalagi sayuran ini dipelihara sendiri oleh anggota TP PKK Kelurahan Kesatrian, sehingga yakin bahwa sayuran tersebut sehat,”tegasnya.
Urban farming yang diterapkan oleh TP PKK Kelurahan Kesatrian berasal dari bibit bantuan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang yang kemudian dikembangkan secara mandiri oleh anggota. Kedepan TP PKK yang beranggotakan 22 orang ini akan berupaya meningkatkan produktivitas tanaman agar dapat memberikan pendapatan lebih serta menjangkau masyarakat lebih luas.

   Baca juga : Ajak Kader PKK Cetak Generasi Emas
Untuk melihat sejauh mana keberhasilan urban farming tersebut, TP PKK Keluarahan Kesatrian rutin memantau laporan tanaman setiap bulannya. Termasuk tanggal penanaman, jadwal pemberian pupuk, waktu panen, hasil panen hingga pendapatan yang diperoleh.
“Harapannya kedepan tanaman lebih banyak lagi dan bisa dititipkan ke pasar,” urainya.
Selain melalui bidang pertanian, TP PKK Kelurahan Kesatrian juga giat melakukan pembinaan terhadap warganya melalui berbagai pelatihan. Terbaru, pembinaan dalam membuat kreasi kerajinan tangan dari tong berbahan karton tebal.
Tong tersebut bisa dimanfaatkan sebagai meja atau kursi lantaran mampu menahan beban hingga 80 kilogram. Kemudian 3 perwakilan dari masing-masing RW di Kelurahan Kesatrian dilatih mengkreasikan tong tersebut agar lebih indah dan memiliki nilai estetika tinggi.
“Keterampilan ini belum ada di kelurahan lainnya, sehingga menjadi peluang tersendiri bagi warga kami untuk lebih kreatif dan inovatif, untuk memanfaatkan media yang ada agar menjadi produk bernilai tinggi, apalagi tong karton ini juga dapat dimanfaatkan untuk menaruh barang-barang atapun hiasan ruang tamu,” pungkas Erika. (lin/aim)



Loading...