Draf Mutasi Bocor, Wali Kota Beri Sanksi | Malang POST

Sabtu, 29 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Draf Mutasi Bocor, Wali Kota Beri Sanksi

Selasa, 21 Jan 2020,

BATU - Draf nama-nama Kepala Organisai Perangkat Daerah (OPD) Kota Batu atau pejabat eselon II dalam gerbong mutasi bocor. Wali Kota Batu, Dra Dewanti Rumpoko MSi bakal memberikan sanksi kepada pejabat karena adanya kebocoran tersebut.
Dewanti Rumpoko mengakui langsung jika draft tersebut sudah bocor sebelum pelaksanaan mutasi. Hal itu disampaikan orang nomor satu di lingkungan Pemkot Batu pada apel pagi di Balai Kota Among Tani, Senin (20/1) .
Dalam pengarahannya, dia kecewa dengan oknum pejabat yang membocorkan draft rencana mutasi eselon II. Karena draf tersebut merupakan rahasia negara yang tak boleh disebarluaskan sebelum proses mutasi.
"Ini merupakan sikap indispliner. Mau kepala dinas atau apa kek akan mendapatkan sanksi," ujar Dewanti, pemimpin apel di hadapan ribuan ASN Pemkot Batu, Senin (20/1) .
Wakil Wali Kota Batu, Ir. Punjul Santoso M.M juga menyebutkan hal yang sama. Dia menyatakan, informasi jika draf nama-nama calon pejabat eselon II bocor. Pemkot akan membuat tim untuk menelusuri siapa oknum yang membocorkan draf dan memberikan sanksi.
"Tentang kebocoran draf mutasi eselon II akan dibuat tim untuk menelusuri. Karena ini melanggar Peraturan Pemerintah Nomer 53 tahun 2010 tentang kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil (PNS)," papar Punjul.
Ia menerangkan lebih lanjut, nantinya oknum yang diketahui membocorkan dokumen negera tersebut akan diberikan sanksi sesuai aturan. Sanksi tergantung pelanggaran yang dilakukan apakah ringan atau berat.
"Tim terdiri dari BKPSDM dan Inspektorat akan mencari siapa yang membocorkan draft tersebut. Sanksinya bisa penundaan kenaikan pangkat hingga penurunan pangkat. Tergantung kesalahan," bebernya.
Perlu diketahui, mengenai mutasi eselon II, saat ini BKPSDM masih mengajukan rekom ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Isi draf tersebut adalah nama-nama yang bakal mengikuti mutasi jabatan di beberapa kepala OPD Pemkot Batu.
Setelah mendapatkan rekom, BKPSDM akan menjalankan tes seleksi, baik wawancara dan uji gagasan. Jika para pejabat eselon II masuk masuk draf mutasi tak memenuhi syarat sesuai kemampuan di OPD, pejabat tersebut pasti gagal dalam tes.
Itu karena, kata dia, ada standar kompetensi jabatan baku dikeluarkan oleh Kemenpan - RB. Kemudian BKPSDM meminta rekom kembali KASN untuk melantik pejabat terpilih. (eri/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Kerisdiyanto

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet

Loading...