Dosen Polinema Dukung Revitalisasi SMK - Malang Post

Kamis, 21 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Jumat, 23 Agu 2019, dibaca : 631 , Rosida, Imam

MALANG - Politeknik Negeri Malang (Polinema) memberikan bantuan hibah furnace kepada Kepala SMKN 01 Mojoanyar, Drs. Akhmad Muklason, M. M.Pd., Kamis (22/8). Hibah ini diharapkan dapat melengkapi peralatan laboratorium yang digunakan siswa untuk analisa gravimetri.
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan tim dosen dari Jurusan Teknik Kimia Polinema yang diwakili oleh Drs. Mufid, M.T. dan Khalimatus Sa’diyah, S.T., M.T. Dengan bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang proses pembelajaran yang lebih baik di sekolah tersebut.
“Furnace sangat diperlukan dalam kegiatan praktikum. Terutama sebagai alat pengering dengan suhu yang tinggi, ungkap Khalimatus Sa’diyah, S.T., M.T.
Sementara selama ini, siswa SMKN 01 Mojoanyar melakukan analisa gravimetri menggunakan oven. Tetapi oven memiliki kelemahan yaitu tidak bisa digunakan pada suhu tinggi.
"Dengan adanya furnace, proses pengeringan bisa dilakukan pada suhu sampai 1000 derajat celcius," ungkapnya.
Selain pemberian hibah furnace, tim PkM Polinema juga memberikan kuliah tamu dan praktikum. Kuliah tamu diikuti oleh siswa Jurusan Kimia Industri dan Kimia Analisa. Dengan materi yakni Adsorbsi, Ion Exchange dan Pengolahan Limbah Cair, untuk siswa Jurusan Kimia Industri. Sedangkan materi kuliah tamu untuk siswa Jurusan Kimia Analisa adalah Gravimetri, Titrasi dan Kesadahan Air.
"Dalam kuliah tamu ini, siswa mendapatkan materi secara teoritis yang dipaparkan oleh dosen dan juga pengalaman praktikum materi kesadahan air yang didampingi oleh dosen, guru pengampu serta mahasiswa," tuturnya.
Khalimatus menjelaskan program revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang diterbitkan pemerintah melalui Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2016, mendorong SMK untuk menjadi sekolah yang inovatif dan lebih berkualitas.
"Tujuannya agar lulusan SMK dibekali dengan kompetensi keahlian sehingga bisa menjadi tenaga kerja yang terampil, kreatif, inovatif dan mampu bersaing secara global," katanya.
Upaya peningkatan kompetensi lulusan SMK, kata dia, diantaranya yaitu program sertifikasi kompetensi lulusan SMK dari BNSP serta pemberian wawasan dari pihak Perguruan Tinggi sesuai dengan kompetensi keahlian yang dimiliki.
"Sehubungan dengan hal tersebut, maka kami dosen Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Malang melaksanakan tridharma perguruan tinggi berupa Pengabdian kepada Masyarakat di SMKN 01 Mojoanyar, Mojokerto," terangnya.
Ungkapan terimakasih disampaikan oleh, Drs. Akhmad Muklason, M. M.Pd selaku Kepala SMKN 01 Mojoanyar, atas pengabdian yang dilakukan oleh dosen Polinema. Ia berharap upaya yang dilakukan oleh para dosen dalam program PkM bermanfaat untuk kemajuan sekolah. "Kami bergarap kedepan kerjasama dengan Polinema bisa diteruskan terutama dalam hal pengembangan bahan ajar dan uji kompetensi siswa," ungkapnya. (imm/adv/oci)



Kamis, 21 Nov 2019

Serba Mandiri

Loading...