Diwarisi Ranperda Perumda, DPRD Baru Kota Malang Dilantik | Malang Post

Senin, 16 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Jumat, 23 Agu 2019, dibaca : 610 , Vandri, Sisca

MALANG - DPRD Kota Malang berganti wajah. Hal itu seiring pelantikan wakil rakyat kota pendidikan ini periode 2019-2024, Sabtu (24/8) besok di gedung dewan. Usai dilantik, 45 anggota dewan itu sudah ditunggu sejumlah tugas yang diwariskan kepada mereka.
Salah satu pekerjaan rumah yang harus  dikerjakan yakni melanjutkan pembahasan Ranperda
perusahaan umum daerah (Perumda) Tugu Aneka Usaha (Tunas). Ranperda itu belum tuntas dibahas. Hal tersebut  disampaikan Ketua DPRD Kota Malang Bambang Heri Susanto yang besok akan mengakhiri tugasnya di dewan.
“Pansus Perumda Tunas belum selesai melakukan pembahasan berkaitan dengan isi dari kegiatan usaha yang akan ditangani Perumda Tunas itu,” papar Bambang.
Ia mengatakan kegiatan usaha yang masuk dalam ranperda tersebut perlu ditelaah satu persatu dan dibahas pansus dengan seksama. Perlu diketahui Perumda Tunas akan membuat PD RPH (Rumah Pemotongan Hewan) menjadi perumda yang akan mengelola kurang lebih 20 aneka kegiatan usaha.
Menurut Bambang, pansus tidak mau gegabah karena deadline waktu, kemudian mengorbankan kajian dan pembahasan yang dikejar lantaran  terburu-buru. “Maka sampai batasnya belum selesai juga. Jumat (hari ini) akan dilakukan pembahasan internal pansus soal ini. Tujuannya menyusun laporan untuk dewan selanjutnya,” tegas politisi PDI Perjuangan ini.
Ranperda Perumda memiliki tiga muatan. Yakni merubah tiga  perusahaan daerah berbentuk perumda dan perseroda. Yakni PD RPH Kota Malang menjadi Perumda Tunas dan PDAM Kota Malang berganti Perumda Tugu Tirta. Satunya lagi BPR Tugu Artha  menjadi Perseroda Tugu Artha.
Bambang menegaskan dua ranperda perumda yakni Perumda Tugu Tirta dan Tugu Artha sudah selesai dibahas. Hanya tinggal Perumda Tunas saja yang hingga satu hari jelang pelantikan dewan baru belum selesai dibahas.
Ia optimis anggota dewan baru dapat melanjutkan pekerjaan ini dengan baik. Karena sebagian besar pembahasan sudah rampung. Hanya beberapa saja yang perlu dibahas lebih lanjut.

Tinggal Pelantikan
Pelantikan 45 anggota dewan baru seperti biasa akan dilaksanakan di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Malang. Ketua DPRD Kota Malang sementara adalah I Made Rian DK yang mewakili PDI Perjuangan sebagai partai pemenang. Kemudian sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Malang sementara adalah H Abdurrahman dari PKB Kota Malang dan Retno Sumarah dari Golkar.
Hal ini diakui Wakil Ketua DPRD Kota Malang H Abdurrahman (periode 2014-2019) saat dimintai tanggapannya. Ia mengatakan hal itu sudah sesuai dengan tatib DPRD Kota Malang.
“Iya Pak Made (I Made Rian DK) ketua sementara. Nanti dengan kami wakilnya akan membahas lagi lebih lanjut untuk pembentukan alat kelengkapan dewan lainnya usai pelantikan,” jelasnya.
Menurut data yang diperoleh Malang Post, anggota dewan baru yang termuda berasal dari Partai Nasdem yakni Gagah Soeryo Pamoekti. Ia berasal dari dapil Klojen dan baru berusia 22 tahun.
Sementara yang tertua adalah Retno Sumarah dari Golkar. Dia  berusia 67 tahun. Tidak hanya itu terdapat pula pernak-pernik lain dalam pelantikan anggota dewan Kota Malang yang baru ini.
Sejumlah mantan birokrat menjadi anggota dewan. Yakni H Imron, dari Partai Demokrat dapil Kedungkandang. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Kemenag Kota Malang juga Kabupaten Malang.
Tidak hanya itu, terdapat pula Rahman Nurmala dari Partai Golkar yang pernah menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Malang. Lalu Retno Sumarah dari Partai Golkar merupakan mantan salah satu kepala bidang (kabid) di BKD Kota Malang. (ica/van)



Senin, 16 Des 2019

10 Ribu Senamers Padati Rampal

Loading...