Disperkim Usung Replika Rumah Susun Solusi MBR | Malang Post

Senin, 09 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Minggu, 25 Agu 2019, dibaca : 762 , Muhaimin, adv

MALANG – Memeriahkan HUT ke-74 Kemerdekaan RI,  Pemerintah Kota Malang menggelar Festival Kendaraan Hias 2019 dengan tema Menuju Malang Creative City dari Malang untuk Indonesia dan dunia, Minggu (25/8) kemarin, di halaman depan Balai Kota Malang.
Untuk memeriahkan gelaran itu, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dispekim) Kota Malang mengusung tema rumah susun sewa sedarhana (Rusunawa) yang menjadi tema kendaraan hias yang ditampilkan dalam Festival Kendaraan Hias 2019. Replika Rusunawa yang ada di Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang menjadi tampilan wajah kendaraan hias bernomer 74 itu. Ada 113 kendaraan hias yang ikut serta dalam kegiatan itu.
“Kami ikut serta dalam Festival Kendaraan Hias 2019 ini. Tema Rusunawa kami ambil untuk semakin tersosialisasi kepada masyarakat,” kata Plt Kadis Perkim Kota Malang Hadi Susanto kepada Malang Post.
Dijelaskannya, di Kota Malang ada tiga Rusunawa yang sudah terbangun dan dihuni masyarakat, yakni di Kedungkandang, Buring 1 dan Buring 2. Baginya, Rusunawa menjadi solusi bagi hunian masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hal itupula yang dituliskan di depan kendaraan hias Disperkim Kota Malang.
“Rusunawa juga akan menjadi tempat warga bantaran sungai yang akan kami perbaiki. Mereka akan bertempat di Rusun dari sebelumnya di bantaran sungai,” ungkap Soni, sapaan akrab Hadi Santoso.
Tidak hanya replika Rusunawa yang dibawa dalam kendaraan hiasnya, Disperkim juga menampilkan potensi yang dimilikinya, antara lain petugas pengawas dan pengendalian taman dan Satgas PJU. Kendaraan yang dihias dengan bunga-bunga krissan segar itu, semakin membuat cantik tampilan kendaraan hias Disperkim yang melintas di depan panggung kehormatan di depan Balai Kota Malang.
Wali Kota Malang Sutiaji, Wawali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko serta Sekda Wasto memberikan apresiasi kepada kendaraan hias Disperkim, saat melintas di depan panggung kehormatan.
Melalui kegiatan ini, Wali Kota Malang Sutiaji berharap dapat memberikan motivasi kepada seluruh masyarakat Kota Malang, agar senantiasa ikut berperan dalam menjaga persatuan dan kesatuan dalam ke-Bhinekaan. Karena Kota Malang adalah potret Indonesia.
“Saya kira, keragamannya yang kita ambil, tagline yang kita ambil dari Malang untuk Indonesia dan dunia. Ii tidak kita pahami secara tekstual saja, tapi lebih dari itu yang kita ambil dan harapankan akan menggerakkan ekonomi rakyat,” tandasnya. (aim/adv)



Loading...