MalangPost - Disperin Latih Strategi Branding IKM

Kamis, 13 Agustus 2020

  Mengikuti :

Disperin Latih Strategi Branding IKM

Selasa, 05 Nov 2019, Dibaca : 10431 Kali

MALANG - Dinas Perindustrian (Disperin) Kota Malang mengajak pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) memperkuat branding hasil usaha. Sebab kekuatan branding merupakan salah satu strategi marketing yang paling ampuh.
Untuk mengasah kemampuan branding oleh IKM, Disperin menggelar Workshop I Branding di Hotel Pelangi. Kegiatan ini diikuti 50 pelaku IKM di Kota Malang.

   Baca juga :

Malang Sebar Aura Nasionalisme

Anggaran Beli Mamin Rp 25,8 M, Usulan Terbanyak di Dinas Pendidikan Kota Malang


Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Workshop Branding Disperin Kota Malang Andre Candra Setiawan menjelaskan pihaknya menganalisa IKM mengalami kendala dalam mengembangkan usahanya. Salah satu hasil analisanya yakni masih lemahnya branding.
“Branding merupakan upaya untuk membentuk citra dan rasa keterikatan secara emosional antara pelanggan dengan merk produk serta perusahaannya. Dan juga upaya untuk membedakan diri dari pesaing,” ungkapnya.
Jika branding kuat, penjualan produk akan semakin kuat pula. Hanya saja beberapa kendala yang ditemukan IKM tidak melakukan hal itu. Salah satu contoh pemilihan logo produk atau nama produk yang dijual. Pengunaan nama keluarga, nama sendiri atau nama anak tidaklah menjual.
“Contoh misal Kripik Ayu, atau Kue Indah. Itu tidak menarik dan tidak menjual. Belum lagi jika logo dibuat hampir sama dengan logo brand yang sudah ada. Ini banyak sekali ditemukan dan saatnya untuk mengubah itu,” papar Andre.
Workshop yang digelar sampai hari ini bekerja sama dengan Asosiasi Desainer Grafis (ADGI) Chapter Malang.  Materi yang diajarkan yakni cara-cara kreatif seperti pembuatan logo hingga penentuan slogan.  Arahnya mendefinisikan pesan yang hendak disampaikan, mengintegrasikan merk dengan kegiatan usaha dan berbagai kegiatan kreatif lain. Tujuannya untuk membentuk persepsi pelanggan.
Salah satu pemateri dari ADGI, Mahendra mengatakan potensi penjualan produk IKM di Kota Malang sangat besar. Beragam produk unik dan berbeda diciptakan di Kota Malang mulai dari kria, kuliner hingga fashion.
“Hanya saja brandingnya belum kuat. Tidak tersiarkan dan tidak menarik karena terlihat biasa saja. Maka dari itu teknik branding ini sangat penting,” pungkasnya dalam kegiatan yang juga satu rangkaian dengan acara Festival Mbois 2019 ini. (ica/adv/van)

Editor : vandri
Penulis : sisca