Diskumdag Kota Batu Bersiap Penataan Zona Pasar Sayur | Malang POST

Minggu, 23 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Diskumdag Kota Batu Bersiap Penataan Zona Pasar Sayur

Selasa, 21 Jan 2020,

BATU - Penyerahan Pasar Sayur Tahap II setelah pembangunan tinggal beberapa hari lagi. Diskumdag Kota Batu mulai bersiap melakukan penataan zona dan pengundian untuk pedagang yang bakal menempati Pasar Sayur, Selasa (21/1).
Kepala Diskumdag Kota Batu, Eko Suhartono mengatakan, pihaknya bersama perwakilan paguyuban Pasar Sayur tengah mempersiapkan penempatan kios dan los pedagang. Pembahasannya digelar di Kantor Diskumdag.
"Kami tengah mempersiapkan pembagian tempat untuk pedagang di Pasar Sayur. Rencananya, 28 Januari pengembang serahkan hasil pembangunan ke Pemkot . Hasil dari pembahasan sementara dengan perwakilan paguyuban adalah penetapan zonasi dan cara pembagian kios/los dengan pengundian," ujar Eko kepada Malang Post, Selasa (20/1).
Ia menerangkan, zonasi dibagi empat, yaitu zona sayur basah, kentang dan pertanian. Pembagian zona sangat penting karena membuat pedagang lebih tertib dan tertata. Begitu juga pembeli akan merasa lebih nyaman.
Dia menjelaskan, pedagang akan menempati kios atau bangunan permanen diatur lebih lanjut. Mana pedagang yang menempati los atau semi permanen juga diatur.
"Zonasi sementara tidak ada masalah. Tinggal penempatan pedagang makanan yang sebelumnya sudah ada dan berjualan secara turun menurun. Ini akan kami kaji lebih lanjut, meski sebelumnya ada solusi untuk ditempatkan di bagaian belakang atau foodcourt," bebernya.
Sedangkan pengundian tempat, nantinya disampaikan pedagang melalui  paguyuban. Pedagang yang sebelumnya memiliki kios atau lahan besar akan menempati kios.
"Untuk pedagang yang sebelumnya berjualan di pasar los akan kami bahas lagi. Karena kami tidak ingin ada konflik terjadi saat dilakukan pengundian atau penempatan," paparnya.
Setelah pembahasan pertama dengan perwakilan paguyuban, paguyuban melakukan sosialisasi anggota.
"Intinya kami ingin pedagang mendapat hak mereka. Kami berharap, setelah penyerahan ke Pemkot, pedagang bisa segera menempati pasar untuk berjualan," imbuhnya.
Sementara itu Ketua Paguyuban Pasar Sayur, Agus Yulianto menambahkan, pihaknya bersama perwakilan pedagang juga membahas pembagian zonasi dan konsep pembagian tempat. Mereka juga melakukan sinkronisasi data pedagang.
"Pembahasan saat ini masih zonasi jualan, sinkronisasi data pedagang untuk menempati kios bersama Diskumdag. Setelah itu, kami akan sampaikan ke padagang dan meminta saran dan persamaan persepsi," beber Agus.
Ia menyampaikan, ada 258 pedagang yang terdata. Jumlah itu disesuaikan dengan jumlah kios permanen atau los. Kemudian dilakukan pertemuan kembali secepatnya.
Dari data Diskumdag, jumlah  kios permanen di Pasar Sayur ada 136 unit. Sedangkan los sebanyak 138. Totalnya ada 274 kios/los yang akan ditempati dsri 258 pedagang. (eri/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Kerisdiyanto

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...