Dishub Kempesi Ban Mobil Parkir Sembarangan | Malang Post

Jumat, 06 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Kamis, 14 Nov 2019, dibaca : 972 , muhaimin, manda

MALANG - Operasi gabungan digelar Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Satpol PP, TNI dan Polres Malang Kota terhadap parkir liar kendaraan di jalan, Kamis (14/11) kemarin. Ada lima titik sasaran parkir liar, yakni di Stasiun Malang Kotabaru, Alun-Alun Kota Malang, Jalan Kawi, Taman Slamet hingga kawasan Malang City Point (MCP).
Di kawasan Stasiun Malang Kotabaru, petugas gabungan menemukan beberapa mobil yang melanggar aturan parkir. Mereka memarkir mobil di kawasan yang dilarang. Akhirnya, petugas melakukan tindakan tegas, mengempesi ban sebagai efek jera bagi para pengendara.
"Kami melakukan pengurangan angin bagi dua kendaraan. Sebab, pemilik kendaraan tidak ada. Jadi, kami beri tindakan tegas agar tidak diulangi lagi," ujar Plt Kabid Parkir Dishub Kota Malang, Musthaqim Jaya. 
Selain itu, petugas gabungan yang terdiri dari 15 personel tersebut langsung memanggil tukang parkir yang berjaga dan memberikan imbauan. "Selain itu, kami juga memberikan teguran dan peringatan kepada petugas parkir yang berjaga. Agar hal tersebut tidak lagi terjadi. Sebab, kendaraan yang parkir itu bisa membuat kemacetan jalan," papar dia. 
Menurut dia, di beberapa titik yang jelas -jelas ada rambu larangan parkir, masih banyak masyarakat yang memarkirkan kendaraannya. "Untuk itu, kami halau masyarakat untuk tidak parkir disana. Kalau dibiarkan terus-menerus, dianggap tempat parkir beneran. Sehingga, menimbulkan macet," jelas dia. 
Selama ini, lanjut dia, masih banyak masyarakat, utamanya driver ojek daring memarkirkan kendaraannya di kawasan yang memang dilarang. Dengan berdalih hanya mengantarkan penumpang dan tidak butuh waktu lama untuk parkir. "Kami juga mengimbau tukang parkir di sekitar agar turut mengimbau mereka. Harus tetap parkir di tempat yang sudah disediakan," papar mantan Lurah Bunulrejo ini. 
Musthaqim menambahkan, ke depan, Dishub akan benar-benar memberikan tindakan tegas kepada masyarakat yang masih melanggar aturan. Selain melakukan pengurangan angin pada ban, tidak menutup kemungkinana akan memberikan gembok serta surat tilang yang dilakukan oleh pihak kepolisian. "Tahun depan, jika peralatan dan sarananya sudah ada, kami akan gembok kendaraan tersebut. Ditambah, pemberian surat tilang yang dilakukan oleh pihak kepolisian, agar benar-benar jera," tandas dia.(tea/aim)



Jumat, 06 Des 2019

Hanif Gantikan Arthur

Jumat, 06 Des 2019

Cegah Radikalisme Sejak PAUD

Loading...