Diserangan Drone, Fasilitas Minyak Arab Saudi Terbakar | Malang Post

Minggu, 15 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Sabtu, 14 Sep 2019, dibaca : 474 , udi, dtk

RIYADH - Fasilitas minyak Arab Saudi yang bernama Saudi Aramco kembali diserang drone. Serangan drone itu memicu kebakaran di dua lokasi berbeda di dalam kompleks fasilitas minyak Saudi. Serangan drone menyebabkan kebakaran pada dua fasilitas perusahaan minyak Arab Saudi, Aramco itu terjadi pada Sabtu (14/9) dini hari.
Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengatakan, serangan ini terjadi di masa persiapan perusahaan minyak pelat merah tersebut melantai di bursa saham. Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan di Abqaiq dan Khurais tersebut. Dua tempat itu merupakan lokasi utama fasilitas Aramco di timur Arab Saudi.
Fasilitas Abqaiq yang berlokasi 60 kilometer sebelah barat daya kantor utama Aramco di Dhahran, merupakan lokasi pabrik pengolahan minyak terbesar milik Saudi Aramco. Sedangkan fasilitas Khurais yang berjarak 250 kilometer dari Dhahran, menjadi lokasi ladang minyak utama Aramco. Akan tetapi, serangan tersebut terjadi seiring dengan ketegangan di regional itu dengan Iran. "Pada pukul 4 pagi, pihak keamanan pabrik Aramco mulai berusaha memadamkan kebakaran di dua fasilitas perusahaan itu di Abqaiq dan Khurais disebabkan dari.. drone," kata pernyataan Menteri Dalam Negeri Arab Saudi yang disampaikan oleh Saudi Press Agency.
"Dua kebakaran itu telah dikendalikan." lanjut pernyataan tersebut.
Pernyataan itu juga menyebut sebuah investigasi telah dilakukan setelah serangan terjadi. Namun pihak Arab Saudi tak merinci asal drone tersebut. Pemerintah setempat juga tidak menyatakan peluang serangan itu menyebabkan korban luka atau jiwa, pun dengan nasib kelangsungan operasional fasilitas perusahaan itu.
Tingkat kerusakan dari serangan itu juga tidak diketahui secara pasti lantaran pihak keamanan dan pemerintah melarang jurnalis untuk berada dekat lokasi kejadian. Pihak pemerintah disebut telah meningkatkan keamanan di lokasi kejadian.
Peristiwa ini terjadi setelah pada beberapa bulan terakhir, pemberontak Houthi melancarkan sejumlah serangan rudal dan drone menargetkan pangkalan udara Arab Saudi juga fasilitas lainnya.Pihak Houthi menyebut sejumlah serangan itu dilakukan sebagai pembalasan atas pengeboman yang dilakukan Arab Saudi di daerah-daerah yang dikuasai pemberontak.
Mereka tidak segera mengklaim bertanggung jawab atas serangan di dua fasilitas Saudi Aramco itu.  Akan tetapi, televisi milik para pemberontak Al-Masirah berkata di Twitter bahwa akan segera merilis "pernyataan penting" tentang operasi drone di negara kerajaan tersebut.
Bulan lalu, sebuah serangan diklaim oleh pemberontak Houthi yang menyebabkan kebakaran di fasilitas likuefaksi gas alam Shabyah milik Aramco yang dekat dengan perbatasan Uni Emirat Arab.  
Beberapa bulan terakhir, pemberontak Houthi meningkatkan serangan lintas-perbatasan, baik dengan rudal maupun drone, yang menargetkan pangkalan udara Saudi atau fasilitas lainnya. Serangan semacam ini disebut sebagai pembalasan atas operasi militer pimpinan Saudi di Yaman. (dtc/dnn/udi)



Minggu, 15 Des 2019

Jangkauan Pembeli Lebih Luas

Loading...