Malang Post - Dirampok, Nenek Satu Cucu Tergeletak Bersimbah Darah, Rumah Acak-acakan

Minggu, 29 Maret 2020

  Mengikuti :


Dirampok, Nenek Satu Cucu Tergeletak Bersimbah Darah, Rumah Acak-acakan

Senin, 24 Feb 2020

MALANG - Kawasan Jalan Bareng Raya Kecamatan Klojen Kota Malang geger, Sabtu (22/2) malam. Sekitar pukul 22.00, salah satu rumah warga didatangi banyak orang dan petugas kepolisian. Mereka melakukan olah TKP atas indikasi terjadinya pencurian dengan kekerasan (curas) yang menyebabkan penghuni rumah, yakni Stephana Sri Sa’ada Sisro Wirono, 87 tahun. Perempuan tua ini bersimbah darah dan tergeletak di rumahnya.
Indikasi perampokan tersebut muncul lantaran kondisi kamar korban yang acak-acakan. Seluruh baju yang ada di dalam lemari dikeluarkan oleh pelaku. Saat peristiwa itu terjadi, korban tinggal seorang diri di dalam rumahnya.


Berdasarkan informasi yang dihimpun Malang Post, Ketua RT setempat, Setyo dia mengetahui insiden yang menimpa salah satu warganya itu dari tetangga. Sebab, saat itu, ia sedang tidak berada di rumah. “Namun, menurut keterangan warga, itu terjadi sekitar siang hari, kemungkinan di bawah jam 12 siang. Sebab, saat itu, korban baru saja selesai sarapan,” kata dia.


Selama ini, korban tinggal dengan satu cucu laki-lakinya dan seorang Asisten Rumah Tangga (ART) yang tinggal tak jauh dari rumah korban. Namun, ketika kejadian, sang cucu tidak berada di rumah dan sang ART sedang pergi ke Donomulyo untuk mendatangi acara nikahan. “Sekitar pukul 16.00, ART kembali ke rumah korban. Ia kaget majikannya sudah tergeletak di lantai dan banyak darahnya. Kemudian, ia memanggil warga sekitar dan perangkat RT,” jelas dia.


Setelah itu, warga sekitar langsung memanggil pihak kepolisian untuk mengevakuasi korban dan melakukan sejumlah pemeriksaan. “Korban mengalami luka di kepala dan memar di kaki. Saat ini, sedang berada di rumah sakit. Korban selama ini tidak pernah keluar rumah karena memang mengalami sakit di bagian pinggang. Sampai pakai alat bantu khusus,” papar dia.


Sampai saat ini, lanjut dia, korban masih berada di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan (RKZ). Korban sedang dalam perawatan. Sementara, barang yang hilang belum diketahui. “Barang yang hilang belum tahu. Saya tidak berani bicara banyak, sebab masih diselidiki polisi,” ujar dia.
Atas kasus tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Klojen dan Polresta Malang Kota masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus ini. “Masih kami selidiki kasus ini. Kami sudah melakukan olajh TKP,” jelas Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Yunar Hotma Parulian Sirait.


Saat ini, korban sudah di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. “Sudah kami bawa ke rumah sakit. Korban dalam kondisi sadar dan saat ini sedang dalam perawatan,” tandas dia.(tea/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Amanda Egatya

  Berita Lainnya





Loading...