Dipaksa Nikah, Istri Gugat Cerai | Malang Post

Jumat, 13 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Selasa, 01 Okt 2019, dibaca : 3684 , halim, amanda

MALANG - Amel, 30 warga Tulusrejo Kota Malang tidak mengerti dengan keinginan orang tuanya. Ia dijodohkan dengan Ronald, 32 warga Lamongan. Namun ketika dua tahun menjalani biduk rumah tangga, orang tuanya malah meminta dirinya untuk menceraikan suaminya.
Saat itu, Amel dikenalkan dengan Ronald sekitar tahun 2017 oleh kedua orang tuanya. Saat itu, Ronald menjadi salah satu partner bisnis ayahnya. Karena tampan dan mapan, akhirnya dijodohkan dengan Amel.
Tresno jalaran soko kulino, setelah menjalani proses dan pendekatan, keduanya saling jatuh cinta. Sehingga perjodohan tersebut berjalan mulus. Sampai satu tahun kemudian, keduanya memiliki seorang anak laki-laki.
Namun, ketika mulai menginjak tahun kedua, usaha yang dimiliki Ronald tiba-tiba bangkrut. Saat itu, Ronald tertipu oleh rekannya sendiri. Ia tergiur dengan investasi yang ditawarkan temannya itu. Hasilnya, uang Ronald dibawa kabur. Bahkan, tabungan juga ikut ludes.
Mengetahui sang suami bangkrut, Amel justru malah menebar fitnah. Ia mengadu kepada orang tuanya jika ia tak dinafkahi, bahkan disiksa sang suami. Cerita bohong itu ia rangkai sebagai alasan untuk menggugat cerai sang suami.
Ketika orang tuanya percaya, Amel langsung kabur ke luar kota. Saat ini, ia justru berkelana mencari cinta baru sembari menunggu hasil putusan perceraian di Pengadilan Agama Kota Malang.(tea/lim)



Senin, 09 Des 2019

Pernikahan Kedua Pun Hancur

Loading...