Dimeriahkan Panggung Siswa, Bukti Potensi Luar Biasa | Malang POST

Rabu, 26 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Dimeriahkan Panggung Siswa, Bukti Potensi Luar Biasa

Senin, 23 Sep 2019,

MALANG - Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah bulan merayakan miladnya yang ke 105. Seluruh keluarga besar larut dalam kegembiraan dengan berbagai kegiatan untuk memeriahkannya. Tak terkecuali tiga lembaga Al-Irsyad Al-Islamiyyah yang berada di Kota Malang.  
Minggu (22/9), TK, SD dan SMP Al-Irsyad Al-Islamiyyah Malang memperingati milad yayasan yang menaunginya dengan satu rangkaian acara. Dimulai dari jalan sehat, bazaar dan penampilan seni kreativitas maupun kemampuan lain siswa dari tiga lembaga tersebut.
Satu panggung besar sebagai pusat unjuk kreasi siswa menjadi perhatian utama oleh ratusan orang yang hadir saat itu. Mulai dari tahfidz Alquran, puisi, drama dan lain sebagainya. Acara tersebut mejadi ajang pengembangan bakat serta unjuk kemampuan oleh siswa-siswi hebat dari Al-Irsyad Al-Islamiyyah Malang. Dengan penuh percaya diri mereka tampil secara bergantian. Ratusan orang tua siswa, serta masyarakat yang hadir dalam acara tersebut menjadi saksi kehebatan dan telanta yang dimiliki putra-putri mereka.
“Anak-anak kami memiliki potensi yang luar biasa, yang mampu dikembangkan oleh guru. Kami sangat mengapresiasi upaya dan kesungguhan mereka selama ini,” ujar Ketua Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Malang, Drs. Saleh Al-Baity kepada Malang Post.
Saleh menerangkan, panggung siswa tidak sekadar untuk hiburan semata. Selain unjuk kemampuan, siswa juga belajar banyak hal dari kegiatan tersebut.
“Diantaranya mereka belajar berani tampil di depan umum, semakin percaya diri dan semakin kreatif,” paparnya.
Sebagai ketua yayasan, Ia juga mengapresiasi kekompakan guru dan karyawan dalam mensukseskan acara. Sebab kata dia, baru kali ini kegiatan milad digelar secara besar-besaran. Tahun sebelumnya hanya digelar sederhana di unit lembaga masing-masing.
“Yang pasti kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat silarutrahmi antar orang tua dan sekolah. Mungkin selama ini mereka jarang ke sekolah kareka kesibukan masing-masing,” imbuhnya.  
Hingga mencapai usia 105 tahun, Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah tetap akan fokus pada pengembangan pendidikan di Indonesia. Termasuk pendidikan di Kota Malang sebagai upaya mencerdaskan masyarakat agar semakin terampil dan berkarkater.
Untuk mencapai hasil yang lebih baik, tentu saja yayasan pendidikan harus melakukaan terobosan atau ide-ide kreatif untuk mengembangkan lembaga demi terwujudnya pendidikan yang makin berkualitas.
Demikian juga sekolah-sekolah Al-Irsyad Al-Islamiyyah di Malang. Satu terobosan yang dianggap menarik yaitu penerapan cyber class yang telah berjalan untuk SMP Al-Irsyad Al-Islamiyyah. Sebuah sistem dan metode pendidikan berbasis digital.
“Ini program unggulan kita saat ini, yang kami kira belum ada sekolah yang mengangkat konsep cyber class,” ujarnya.  
Menurut Saleh, pengembangan pendidikan berbasis digital dinilai sangat tepat. Ketergantungan pada sarana buku, hanya memperlambat akses pengetahuan siswa dan keterampilan guru. “Kalau hanya mengandalkan buku kita akan terlambat. Sementara ilmu dan informasi terus berkembang,” tukasnya.
Kemeriahan acara milad dimulai sejak Jumat (20/9) lalu. Dengan beragam acara perlombaan oleh masing-masing unit lembaga. Baik di TK, SD dan SMP Al-Irsyad Al-Islamiyyah.
Hadiah bagi para juara pada perlombaan tersebut diberikan pada hari terakhir Milad di sela kegiatan pentas seni. Yaitu berupa bingkisan dan tropi juara. Selain itu di puncak acara juga ada perform dari grup dramband Al-Irsyad Al-Islamiyyah Surabaya yang turut memeriahkan acara. (imm/oci)

Editor : Rosida
Penulis : imam

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi
Loading...