MalangPost - DILEMA PEMBELAJARAN JARAK JAUH

Rabu, 05 Agustus 2020

  Mengikuti :

DILEMA PEMBELAJARAN JARAK JAUH

Senin, 27 Jul 2020, Dibaca : 1008 Kali

Dampak pandemi COVID-19 terhadap proses belajar mengajar di Indonesia semakin terasa, terutaman dengan dilaksanakannya pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (daring). Dari sisi orang tua dampak tersebut adalah bertambahnya biaya yang harus dikeluarkan untuk memenuhi permintaan putra-putrinya akan fasilitas belajarnya berupa laptop ataupun smartphone dan pengadaan paket data. Dari sisi pendidik, semakin membutuhkan waktu banyak untuk mempersiapkan materi belajar yang harus diunggah maupun instrumen-instrumen untuk dijadikan tugas bagi peserta didiknya sekaligus harus mengoreksinya secara komputasi. Keadaan demikian, memunculkan atmosfir baru dalam dunia pendidikan, sehingga tidak salah kalau kemudian kita menyebutnya sekolah online.

Sekolah online yang sangat tergantung pada jaringan internet menumbuhkan perilaku belajar mengajar yang berbeda dengan sekolah offline. Jika dalam sekolah offline proses belajar mengajar berupa tatap muka antara pendidik dan peserta didik, maka dalam pembelajaran jarak jauh atau sekolah online, tatap muka bersifat visualisasi di layar laptop maupun smartphone, bahkan tidak dapat saling melihat wajah karena tergantung platform yang digunakan.

Tentu ada ruh yang hilang saat pembelajaran jarak jauh, yaitu hilangnya situasi kelas yang menghasilkan ikatan rasa antara pendidik dan peserta didik. Dalam pembelajaran jarak jauh pendidik tidak bisa secara fisik mengetahui keadaan peserta didiknya, padahal dalam pembelajaran hal ini penting dan dibutuhkan dalam upaya pengelolaan kelas maupun untuk membangun interaksi belajar antar peserta didik maupun dengan pendidik.

Pengalaman berharga tentu di dapat oleh pendidik dan peserta didik dengan pola belajar jarak jauh yang diterapkan di seluruh negeri saat ini. Pengalaman berharga tersebut antara lain dikenalnya berbagai platform pembelajaran online yang dapat diterapkan selama pembelajaran. Tentu sangat disadari, bahwa keberhasilan implementasi berbagai platform pembelajaran jarak jauh sangat ditentukan oleh ada tidaknya jaringan internet. Pendidik dan peserta didik sangat kesulitan melaksanakan pembelajaran jarak jauh, jika jaringan internet sulit, bahkan tidak ada sama sekali. Selain itu keterbatasan kemampuan pendidik maupun peserta didik dalam mengoperasikan komputer, laptop, maupun smartphone turut menjadi kendala yang berdampak pada keberhasilan pembelajaran jarak jauh.

Editor : red
Penulis : Atok Miftachul Hudha (Dosen Prodi Pendidikan Biolo