Dikti Support Universitas Gajayana Jadi Kampus Unggul | Malang Post

Minggu, 17 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Jumat, 08 Nov 2019, dibaca : 543 , rosida, imam

MALANG - Universitas Gajayana Malang mendapat penghargaan luar biasa dari Kemristek Dikti. Kampus ini menjadi salah satu dari 10 Perguruan Tinggi di Indonesia yang mendapat pendampingan langsung Audit Mutu Internal Dikti. Jumat (8/11), pendampingan dilakukan oleh Dirjen Belmawa Kemristek Dikti, kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan Universitas Gajayana (Uniga) Malang.
Rektor Uniga, Prof. Dr. Dyah Sawitri, SE., MM., mengungkapkan, penunjukan untuk proses pendampingan mutu merupakan kesempatan emas bagi Uniga untuk tampil sebagai kampus unggul.
“Ini kesempatan emas bagi kami mendapat pendampingan dari Dirjen Belmawa untuk menjadi kampus unggul,” ucapnya Kepada Malang Post.
Dyah mengatakan, peningkatan mutu internal merupakan bagian penilaian akreditasi. Oleh karena itu pendampingan audit mutu internal oleh Dirjen Belmawa dinilai sangat penting. “Ini langkah awal kami untuk menapat ke depan untuk yang lebih baik. Kami berharap bisa berbenah diri,” ujarnya.
Setelah pendampingan Audit Mutu Internal, Uniga tidak akan tinggal diam. Sejumlah terobosan akan dilakukan dalam waktu dekat. Sebab satu dua tahun yang akan datang tim dari Dirjen Belmawa akan melakukan monitoring untuk memantau perkembangan yang dicapai Uniga.
Dyah menjelaskan, untuk mencapai mutu sesuai dengan standar yang ditetapkan Menristek Dikti diperlukan sebuah proses yang tidak mudah. Maka dari itu, Uniga akan melakukan perubahan dengan strategi yang telah dirancang. “Berbicara mutu artinya sebuah proses. Ini bukan sulapan, maka kita akan lakukan secara sungguh-sungguh,” imbuhnya.
Dikatakannya, Uniga segara akan melakukan peningkatan mutu di berbagai bidang. Antara lain kualitas dosen, sarana prasarana dan kurikulum. Menurut Dyah, dari sekian bidang yang perlu peningkatan mutu, bidang kurikulum menjadi yang utama.
“Kurikulum harus terus up date terhadap perkembangan pasar, sesuai dengan kebutuhan pemakai lulusan kita,” terangnya.
Dalam pendampingan Audit Mutu Internal Uniga, Direktur Penjaminan Mutu Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, menugaskan tiga nara sumber. Yaitu Prof. Dr. Hartanto L Nugroho, M.Agr dari UGM, Prof. Dr. Ir. Noor Harini, MS., dari UMM dan Dr. Masluhin Hajaz selaku Kasubdit Peguatan Mutu Dirjen Belmawa.    
Dalam kesmpatan tersebut, Kasubdit Peguatan Mutu Dirjen Belmawa Dr. Masluhin Hajaz, mengatakan pendampingan audit mutu internal merupakan kelanjutan dari program direktur penjamina  mutu sebelumnya, yaitu pelatihan audit mutu internal yang salah satunya diikuti oleh dosen Uniga. Pendapingan kali ini untuk memberikan solusi dari kendala yang ditemukan paska pelatihan. “Pada umumnya di tingkat prodi atau fakultas masih belum paham betul tentang audit mutu internal,” katanya.
Ia menambahkan, pendampingan audit mutu internal dilakukan untuk menemukan ruang-ruang peningkatan di uniga. Hajaz yakin setiap prodi memiliki kelebihan-kelebihan yang harus ditingkatkan. Maka dibutuhkan presepi yang sama dari setiap elemen perguruan tinggi agar tidak terjadi kesalahan.
“Hari ini kami datang untuk memberikan solusi atas kendala yang ditemukan Uniga selama ini. Kami ingin mendengar langsung dari mereka, baik dari pihak dosen atau auditor,” ungkapnya.
Usai pendampingan Dirjen Belmawa akan mengeluarkan rekomendasi untuk meningkatkan kinerja audit internal di Uniga. “Harapan besar kami, Uniga bisa lebih cepat menuju perguruan tinggi yang unggul,” tukasnya. (imm/oci)



Minggu, 17 Nov 2019

Anak 9 Tahun Dimangsa Tetangga

Loading...